Suara.com - Ketua Umum NasDem, Surya Paloh menekankan pentingnya kejujuran dalam berdemokrasi di Pemilu 2024. Hal itu disampaikan dalam agenda kampanye akbar yang dilakukan calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan di Sumatera Utara.
"Pesan moral kita adalah semua ini sedang dalam koridor demokrasi, negara kita negara demokrasi, tidak ada artinya jika kita memaksakan kehendak kalau itulah yang harus menjadi pemenang pada Pemilu nanti," kata Paloh pada wartawan di Lapangan Reformasi Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis, (1/2/2024).
Ia turut mengingatkan bahwa pada pesta demokrasi yang terjadi 5 tahun sekali tersebut harus dijalankan secara jujur dan adil serta tidak menyakiti pihak manapun.
"Bagaimanapun juga aturlah sedemikian rupa untuk tidak saling menyakiti, toh kita bertanding di antara kita yang sesama saudara, sesama anak bangsa," tuturnya.
"Pemilu itu hanya sekali dalam 5 tahun, tapi persaudaraan, hubungan, relasi kita kan setiap hari. Jangan gara-gara Pemilu jadi rusak semua," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anggaran Bansos Tertinggi Sepanjang Sejarah di Pemilu 2024, Paloh: Masyarakat Harus Berpikir Kritis
-
Surya Paloh Apresiasi Antusiasme Masyarakat di Kampanye Akbar Sumut
-
SBY Sebut Prabowo Putra Terbaik Bangsa: Mampu Buat Indonesia Sejahtera dan Maju
-
Mahfud Mundur, Usman Hamid: Seharusnya Diikuti Menteri Lain yang Terlibat Kontestasi Pemilu
-
Acara Demokrat di Malang, Prabowo Sebut AHY Aset Bangsa
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024