Suara.com - Politi PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto atau sering dipanggil Bambang Pacul blak-blakan soal strategi pemenangan Pemilu 2024 ini.
Bambang Pacul menyebut, internal PDI Perjuangan sudah melakukan survei apa yang dibutuhkan masyarakat.
"Di setiap daerah pemilihan di Indonesia, kita survei, apa yang diinginkan rakyat? ternyata sebagian besar nomor 1 adalah sembako, 2 adalah uang, ini dijumlahkan itu selalu diatas 70 persen," ujar ketua DPD PDI Perjuangan dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier pada Rabu (7/2/2024).
"Maka kalau market driven, saya hantam sembako, saya hantam uang, kan begitu?" tambah Bambang Pacul.
Namun demikian, Ia dan politisi PDI Perjuangan tidak berani melakukan pembagian sembako maupun uang tunai. Hal itu karena tidak diperbolehkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri
"Ibu ketua umum enggak mengajarkan itu, ini harus hati-hati itu namanya tidak membuat rakyat pinter. Tapi yang dibutuhkan hari ini dua ini. Dua ini banyak dilakukan orang lain," ujar Bambang Pacul.
Ia pun menyebut harus berpuikir untuk mencari strategi baru untuk mendapatkan suara rakyat.
"Lha kita gimana caranya, ya itu rumusan kami, strategi kami," ujarnya.
"Saya mengambil ksatria, tegak lurus, tidak mungkin tidak, saya juga sama, tegak lurus ke ibu ketua umum. Perintah atasan lakukan, tidak boleh berpikir individu," ujar Bambang Pacul.
Baca Juga: Usai Ketua KPU dkk Dinyatakan Langgar Etik, PDIP Pertanyakan Legitimasi Penetapan Prabowo-Gibran
Politi PDI Perjuangan itu pun menyebut hanya melakukan perintah dari pimpinan PDI Perjuangan.
"Putusan ketua umum apa, jalanin. Perintahnya clear, menangkan PDI Perjuangan, menangkan Ganjar-Mahfud, nomor urut 3, lu menangin, siap," ujar Bambang Pacul.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024