Suara.com - Politi PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto atau sering dipanggil Bambang Pacul siap melawan pertempuran politik di Jawa Tengah.
Tak hanya partai atau tim sukses capres tertentu, Presiden Jokowi pun akan dilawan jika berani mengganggu kandang banteng.
"Di dalam elektoral, apalagi jawa tengah saya penanggungjawab pertempuran," kata Bambang Pacul dikutip dari YouTube Podcast Deddy Corbuzier pada Rabu (7/2/2024).
Namun demikian, Ketua DPD PDIP Jateng itu menyebut tidak akan melawan secara personal. Melainkan bakal melawan strategi politik yang dilakukan Presiden Jokowi di Jawa Tengah.
"Di dalam pertempuran saya tidak melawan orangnya, kita tempur dalam setrategi, enggak gampang, tapi kita usahakan tempur," ujarnya.
"Kita engga boleh nyerah, korea kalau nyerah gimna ceritanya," tambah Bambang Pacul.
Anggota DPR RI itu menyebut, timnya sudah mengetahui strategi politik Presiden Jokowi di Jawa Tengah.
"Kita tahu, paham strategi tempurnya Pak Jokowi di Jawa Tengah, kita lawan penuh dalam strategi pertempuran," ujarnya.
Ia memastikan, akan melawan Presiden Jokowi dengan kekuatan penuh yang dimiliki PDI Perjuangan.
Baca Juga: Soal Sunat Anggaran Kementerian Demi Bansos, Sri Mulyani Jadi Kambing Hitam?
"Dibuktikan 14 Februari, kalau nanti pacul kalah pasti rumah sakitlah. Malu. Tapi saya pastikan mereka juga malu. Saya bertanggung jawab sebagai ksatria, saya ngambil jalan kesatria," ujarnya.
Namun demikian, Bambang Pacul mengingatkan jangan menjelek-jelekan Presiden Jokowi secara pribadi.
"Saya tidak pernah menjelek-jelekan Pak Jokowi, saya tidak menjelekan orang lain, kalau pertempuran lapangan lawan. Jurusnya pak Presiden saya tahu kok," ujar Bambang Pacul di Podcast Deddy Corbuzier.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024