Suara.com - Seorang Pekerja Rumah Tangga (PRT) yang kini menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg) di Pemilu 2024, Yuni Sri Rahayu (41), mengaku tak hanya sekadar iseng maju dalam kontestasi politik. Yuni maju dari Caleg DPRD DKI dari Partai Buruh daerah pemilihan (dapil) 7 Jakarta.
Yuni ingin menjadi wakil rakyat dengan membawa gagasan yang akan diperjuangkan jika terpilih duduk di kursi Legislator Kebon Sirih.
Yuni mengaku ingin memperjuangkan perlindungan untuk PRT lewat aturan tertulis seperti Undang-Undang (UU). Saat ini, Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan PRT sudah menjadi RUU inisiatif DPR dan masih dalam tahap pembahasan.
"Ada perjuangan yang harus kawan PRT perjuangkan, yaitu Undang-undang perlindungan pekerja rumah tangga. Itu sebenarnya dorongan aku kenapa aku mau dicalonkan sebagai caleg DPRD," ujar Yuni saat dihubungi Suara.com, Rabu (7/2/2024).
Yuni sendiri mengaku sudah sejak 10 tahun terakhir aktif di organisasi serikat PRT bernama Jala PRT. Selama itu, ia bersama rekannya aktif melakukan aksi dan advokasi untuk memperjuangkan RUU Perlindungan PRT.
Selain itu, ia juga sudah lulus SMA paket C dan saat ini sedang berkuliah di Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) semester 3.
"Dan kita sudah paham kekerasan dan diskriminasi di lingkup PRT. Kayak gaji gak dibayar, yang disiksa, upah dipotong, gak dapat THR, gak dapat libur, sebenarnya kan itu banyak," ungkapnya.
Ia juga mengakui sejak dirinya mencalonkan diri sebagai Caleg, banyak yang memandang sebelah mata. Namun, ia mengaku tak peduli karena lebih memilih fokus membawa gagasannya.
"Mungkin masyarakat berpikir kok PRT mau nyaleg. Saya kan di sini gak hanya bekerja sebagai PRT saja. Saya juga belajar tentang wawasan tentang lingkup PRT, tentang kekerasan dan diskriminasi perempuan," pungkasnya.
Baca Juga: Demo Di Bawaslu, Partai Buruh Keluhkan Diskriminasi Caleg Pekerja
Berita Terkait
-
PRT di Jaksel Gak Nyangka Bisa Nyaleg Cuma Modal Rp2,5 Juta, Apa yang Diperjuangkan Yuni?
-
Riwayat Pendidikan Ashanty, Sikapnya Saat Disuguhi Makanan di Kampung PRT Jadi Sorotan
-
Keluhkan Diskriminasi Caleg Pekerja, Partai Buruh Ancam Kepung Kantor Bawaslu Dengan Massa Lebih Banyak
-
Demo Di Bawaslu, Partai Buruh Keluhkan Diskriminasi Caleg Pekerja
-
5 Sumber Kekayaan Cleopatra Djapri, Eks Member JKT 48 yang Tawarkan Gaji ART 1,7 Juta dengan Job Desk Berjibun
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024