Suara.com - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyoroti aksi Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bagi-bagi bansos.
Dalam foto yang beredar di media sosial, terlihat Heru Budi membagikan bansos ke warga DKI. Namun ada yang berbeda pada pembagian bansos kali ini.
Kantong yang dipakai untuk bansos berwarna menyerupai warna khas paslon 02 Prabowo-Gibran yaitu biru muda.
Biasa kantong bansos dari pemerintah bertuliskan dari pihak pemberi yaitu Kemensos atau pemerintah daerah. Namun kali ini kantong itu bertuliskan Sukses Jakarta untuk Indonesia.
Cak Imin tidak menyalahkan Pj Gubernur DKI yang membagikan bansos tersebut. Justru ketua Umum PKB ini menyalahkan atasan Heru.
Walau tak menyebut nama, secara tak langsung Cak Imin menyerang Presiden Jokowi. Menurut dia, bansos dibeli pakai uang rakyat tapi mengapa ditumpangi untuk kepentingan politik.
"Bansos itu dibeli pakai uang rakyat mengapa kamu tumpangi untuk kepentinganmu? Gak punya malu..!
Kasihan Gubernur DKI sampai harus nyari tas berwarna untuk menyenangkan kamu," tulis Cak Imin di X.
Pernyataan Cak Imin ini mendapat respons positif sejumlah netizen. Netizen ikut mengkritik Jokowi yang mulai terlihat jelas membantu pemenangan Prabowo-Gibran.
"Bagi dia kepentingan anak, keluarga dan kekuasaan adalah prioritas Cak. Rasa malu, integritas dan kesetiaan kepada rakyat itu nomer sekian alias tidak terlalu penting. Sing penting kekuasaan!" ucap netizen.
Baca Juga: Cak Imin Janji Hentikan Food Estate Beberapa Jam Setelah Dilantik Jadi Wapres
Berita Terkait
-
Cak Imin Janji Hentikan Food Estate Beberapa Jam Setelah Dilantik Jadi Wapres
-
Bukan di Kaltim, Ini Rahasia Besar Soekarno Pilih IKN di Kalimantan Tengah
-
Cak Imin Kasihani Pj Gubenur DKI yang Bagi-bagi Bansos: Nyari Tas Berwarna Untuk Menyenangkan Kamu
-
Cak Imin: Suara Anda Jangan Mau Dibeli, Indonesia Bukan Milik Dinasti Jokowi
-
Surat Lawas Cak Imin untuk Istri Viral di Media Sosial, Imin 1991 Trending
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024