Suara.com - Calon presiden nomor urut 01 Anies Baswedan mengatakan belum saatnya istirahat, ia ingin bertemu dengan pendukungnya daripada istirahat usai Kumpul Akbar Ber1 Berani Berubah selesai di Jakarta Internasional Stadion (JIS) pada Ahad, 10 Februari 2024 lalu.
"Tadi Pak JK (Jusuf Kalla) tanya, gimana Nis sudah tidur belum? Di rumah malah banyak sekali masyarakat datang dari berbagai kota ingin ketemu sebelum mereka pulang ke daerah masing-masing, dan saya memang mau temui, kita ingin ketemu," kata Anies usai lawatan ke kediaman Wakil Presiden ke 10 dan ke 12, di Jakarta Selatan, Senin (12/2/2024).
Anies menuturkan ucapan terima kasihnya kepada para pendukungnya sebab sudah memilih hadir di rapat besar Pilpres 2024.
"Kita ingin sampaikan terima kasih karena semua memilih datang," katanya.
Ia mengatakan mendengar pengalaman unik dari setiap cerita pendukungnya. Hal itu kata Anies beratikan tidak ada mobilisasi dari pihaknya. Sebab setiap cerita punya keunikannya masing-masing.
Ia mengatakan kesukarelaan para pendukungnya hadir di Kumpul Akbar sebagai kekuatan organik.
"Inilah kekuatan ketika orang bergerak dengan hati nuraninya, dengan keyakinannya," katanya.
Ia pun menyakini kalau pesan hati nurani yang murni akan terus menyebarkan ke hati-hati nurani lainnya mengharapkan perubahan bagi Indonesia kedepannya.
"Kami optimis pesan-pesan yang jenuin yang dari hati, yang diungkapkannya juga sepenuh hati, Insyaallah, akan menjangkau hati hati nurani rakyat Indonesia yang mengharapkan adanya perubahan nasib sesudah Pilpres ini," kata dia.
Baca Juga: 2 Hari Jelang Pilpres 2024, Anies Minta Pendukung Rajin-rajin Baca Surat Al-Ikhlas
Berita Terkait
-
Ucapan Terima Kasih Anies ke Pendukungnya Usai Kampanye Berakhir
-
Masuk Masa Tenang, Ini Anjuran Anies untuk Pendukungnya
-
Kejutan Jelang Pilpres: Peluang Koalisi PDI-P dengan Sosok Kunci di Kubu Anies
-
Pulang Kampung ke Jombang Pada Masa Tenang, Ibunda Cak Imin Bicara Takdir Pilpres 2024
-
TKN Prabowo-Gibran Tuding Film Dirty Vote Fitnah, JK: Tunjukkan Buktinya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis