Suara.com - Koordinator Nasional TIM 8 Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo (RJBBP) Wignyo Prasetyo optimis jika Pilpres 2024 bakal satu kali putaran.
Hal itu dilandasi dengan hasil hitung cepat atau quick count, yang mencacat Prabowo-Gibran menang di atas 50 persen di antara pasangan calon (Paslon) lainnya.
“Hasil quick count sejumlah lembaga survei sudah pasti sekali putaran, Prabowo-Gibran sudah menang telak, hasilnya sudah diatas 50 persen" kata Wignyo, dalam keterangannya, Rabu (14/2/2024) malam.
Wignyo meminta agar semua pihak termasuk pendukung paslon 01 dan paslon 03 dapat berbesar hati menerima hasilnya penghitungan tersebut.
“Ini fakta di lapangan, rakyat sudah pilih pemimpinnya, jadi harus kita terima, siapa pun harus menerima," ujarnya.
Meski demikian, Wignyo juga minta agar para relawan pendukung pasangan Prabowo-Gibran tidak merayakan kemenangan secara berlebihan.
Ia berharap semua relawan Prabowo-Gibran bisa saling rangkul dengan para pendukung paslon lain agar dapat guyup dan akur membangun bangsa dan negara.
"Kawan-kawan di daerah agar tidak berlebihan menyambut kemenangan Pak Prabowo dan Mas Gibran, saya minta kawan-kawan jangan mengejek pendukung paslon lain,” katanya.
“Kita rangkul, kita ajak bersama-sama membangun bangsa ini dengan menjalankan program-program yang positif,” tambahnya.
Baca Juga: Mau Jadi Oposisi Atau Gabung Koalisi Usai Pemilu 2024? Begini Respons PDIP
Sementara itu, Sekertaris Umum Nasional TIM 8 RJBBP, Akhrom Saleh meminta agar para relawan tidak lengah meski telah unggul lewat hitung cepat.
Akhrom juga mengingatkan kepada masyarakat untuk terus mengawal surat suara di tiap TPS hingga tidak ada proses kecurangan dalam penghitungan surat suara.
"Kawal terus suara Pak Prabowo dan Mas Gibran sampai penghitungan real selesai," tutupnya.
Diketahui Pasangan nomor urut 2, Prabowo Gibran unggul melalui proses hitung cepat dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2024. Tercatat dari berbagai sumber Prabowo-Gibran unggul lebih dari 50 persen.
Peringkat kedua dari hasil hitung cepat ditempati Paslon nomor urut 1, Anies-Muhaimin. Sementara calon nomor urut 3, Ganjar-Mahfud berada diperingkat terakhir berdasarkan hasil hitung cepat.
Persentase tersebut bisa saja berubah, mengingat hasil hitung cepat tidak bisa dijadikan acuan pasti dalam kemenangan Paslon capres-cawapres.
Berita Terkait
-
Mau Jadi Oposisi Atau Gabung Koalisi Usai Pemilu 2024? Begini Respons PDIP
-
Unggul di Quick Count, Prabowo Akan Rangkul Semua Unsur dan Kekuatan
-
Unggul di Quick Count, Prabowo Bersyukur dan Tunggu Hasil Resmi KPU
-
PDIP Unggul Di Pemilu, Tapi Ganjar-Mahfud Jeblok Di Pilpres, Hasto: Anomali Demokrasi
-
Orasi di Rumah Pemenangan Anies-Muhaimin, Fritz Alor Boy: Kita Sudah Menang, Jangan Takut!
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan