Suara.com - Pelawak senior Komeng tengah menjadi perbincangan publik lantaran memilih foto nyeleneh di surat suara berbeda dengan peserta Pemilu 2024 yang lain.
Ia diketahui, maju sebagai calon DPD RI Dapil Jawa Barat (Jabar) dengan nomor urut 10. Foto Komeng sebagai kandidat tampak begitu lucu. Yang menarik, pelawak senior Indonesia ini juga membagikan potretnya yang terdapat di surat suara.
Namun, foto yang diunggah oleh Komeng menunjukkan wajahnya dengan ekspresi lucu yang terlihat seperti kembang api.
Tak hanya soal foto, jumlah suara Komeng juga jauh mengungguli peserta DPD lain. Hal tersebut terlihat dari laman resmi situs KPU.
Lantas siapakah Komeng, sosok pelawak yang bakal jadi senator?
Profil Komeng
Komeng bernama asli Alfiansyah Bustami. Pria berdarah Sunda-Betawi ini lahir di Jakarta pada 25 Agustus 1970.
Pada Maret 2018, Komeng berhasil lulus dengan nilai skripsi A di STIE Tribuana, Bekasi, Jawa Barat. Dia sebelumnya sempat berpindah-pindah tempat kuliah sebanyak 3 kali karena kesibukkan.
Karier Komeng sebagai komedian diawali dengan mengikuti festival lawak bersama teman-temannya dan membentuk grup lawak bernama 'Diamor' pada tahun 1990-an.
Grup 'Diamor' tersebut terdiri dari Rudi Sipit, Mamo, dan Jarwo Kuat, ketiganya sering tampil di berbagai acara. Kepopuleran grup lawak Komeng dkk ini bahkan membawa ketiganya menjuarai festival lawak lebih dari 10 kali.
Tak hanya itu, Komeng kerap muncul di layar kaca mengisi acara 'Drama Komedi' di TVRI. Lalu, ia dipercaya untuk mengisi beberapa program komedi di seperti 'Kompor Diamor' di TPI (1991) dan 'Opera Diamor' di TVRI (1991-1995).
Namanya kian melesat ketika membawakan program acara 'Spontan' di SCTV dan Trans TV tahun 1995-2003 (SCTV) dan 2003-2004 (Trans TV). Hingga saat ini tahun 2020, Komeng masih terus eksis membintangi beberapa program televisi diantaranya Gokil, Ini Ramadan, dan Comedy Okdeh.
Komeng menikah dengan Aprilia Indra Dewi pada 24 September 1999. Keduanya dikaruniai tiga anak kembar bernama Bagus Athallah Aldi, Ganteng Maritza Aldi, dan Cantika Alhayu Aldi.
Meski begitu, putrinya bernama Cantika meninggal dunia di umur 10 tahun. Menurut dokter, Cantika meninggal karena saluran napasnya tertutup hingga menyebabkan batuk dan tersedak.
Berita Terkait
-
DPD RI Konsultasi dengan Menko Polkam, Dorong Kebijakan Nasional Berbasis Aspirasi Daerah
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!
-
Peringati World Interfaith Harmony Week 2026, Ketua DPD RI Fasilitasi Dialog Tokoh Lintas Agama
-
Pidato Prabowo di Swiss Dipuji Ketua DPD RI: Indonesia Kuat, Strategis, dan Pilih Jalan Tengah
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024