Suara.com - Sejumlah warga di Ampera Raya, Kubu Raya, Kalimantan Barat, kompak memilih untuk tidak memilih alias menjadi golongan putih (golput) pada Pemilu 2024 lalu.
Hal ini viral usai diunggah di sosial media. Salah satu akun Instagram yang mengunggahnya yakni @undercover.id.
Baca Juga:
Mahfud MD Ngaku 4 Hari Putus Kontak dengan Ganjar Pranowo, Isu Dibuang Menguat
Bertemu Prabowo di Bandara Halim Perdanakusuma, Khofifah Dapat Pesan Ini
Reaksi Iwan Fals Lihat Komeng Jadi Anggota Dewan: Negeriku Tambah Lucu Nih
Dalam video yang diunggah akun tersebut, terlihat tempat pemungutan suara (TPS) yang semestinya ramai dikunjungi malah terlihat sepi. Hanya ada beberapa petugas KPPS yang berjaga di TPS tersebut.
Alasan mereka kompak menjadi golput lantaran menilai pemerintah tidak tegas dalam menangani data kependudukan.
Peristiwa bermula ketika para warga yang berada di RT 23/03, Saigon, Pontianak, Kalimantan Barat, malah terdaftar di wilayah Ampera, Kabupaten Kubu Raya.
Baca Juga: Update Sirekap KPU 51,28 Persen: PDIP Tembus 8,9 Juta Suara, Golkar Menyusul
Meski warga melakukan protes saat coklit sejak Maret 2023 lalu, namun hingga masa pencoblosan pada Februari 2024 silam, tak kunjung mendapatkan solusi.
“Konfilk sejak tahun lalu yang tak kunjung mendapat solusi, membuat warga kompak tak berikan hak pilihnya,” tulis akun tersebut, dikutip Minggu (18/2/2024).
Warga mengaku, gerakan golput massal ini dilakukan atas kemauan sendiri. Tidak ada satupun pihak yang menginisiasi gerakan ini.
Warga menilai, ini merupakan bentuk protes kepada pemerintah, lantaran sejak tahun lalu mereka mengajukan protes soal kekeliruan tersebut namun hingga Pemilu berlangsung tidak kunjung mendapatkan solusi.
Berita Terkait
-
Terungkap! Fakta Miris Caleg Bongkar Makam Gegara Tak Dicoblos di Pemilu 2024
-
Dugaan Penggelembungan Suara di Sirekap KPU, DPT DKI Jakarta II Melejit 3 Kali Lipat
-
Ada Hitler Nyaleg di Karawang, Bersaing dengan Ambu Anne Demi Kursi DPRD Jabar
-
Gus Ipul Ajak PKB Kembali Ke Pangkuan NU: Kembalilah Ke Jalan Yang Benar
-
Tak Cuma Modal Foto Nyeleneh, Ini Visi Misi Mulia Komeng Jika Terpilih Jadi Legislator Senayan
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024