Suara.com - Pemungutan suara Pilpres 2024 telah rampung digelar, Rabu (14/2/2024) kemarin lusa.
Namun, ada fakta mengejutkan yang datang cawapres nomor urut 03, Mahfud MD di tengah kontestasi politik.
Sosok kelahiran Sampang, Madura itu secara mengejutkan mengaku sempat tak berkomunikasi dengan capres Ganjar Pranowo selama empat hari hingga hari pemungutan suara.
Baca Juga:
Ibu-ibu dan Petugas Ribut di Pasar Bukittinggi Saat Bagi Kalender Anies: Kalau Prabowo Boleh?
Berani Dukung AMIN Kampanye di JIS, Narji dan Ramzi Bikin Sindiran: Artis Lain ke Mana?
Kabar mengejutkan itu tersebar di berbagai media sosial (medsos), salah satunya diunggah akun Instagram @fakta.indo.
"Sejak Sabtu (10/2/2024) nggak ada komunikasi dengan Pak Ganjar. (Terakhir komunikasi) kampanye terakhir di Semarang, terus saya berangkat ke Jeddah," kata Mahfud MD.
Mahfud menyebut saat hari pencoblosan ini dirinya tidak ada janjian khusus dengan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Menang versi Quick Count, Gibran Klaim Dapat Banyak Ucapan Selamat dari Kader PDIP, Siapa Saja?
Mahfud MD sendiri mencoblos di TPS 106 yang berada di Dusun Sambilegi Lor, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DIY.
Sontak saja, kabar tak adanya komunikasi antara Ganjar Pranowo dengan Mahfud MD mendapat beragam respon dari warganet.
Baca Juga:
Bupati Sidoarjo Muhdlor Maunya Diperiksa usai Nyoblos, KPK: Tak Ada Kaitan dengan Pencapresan!
Ibu-ibu Ngamuk di Bus, Mau Bertemu Prabowo di GBK Malah Dibawa ke JIS
Bahkan tak sedikit yang menilai mantan Ketua MK itu sengaja dicampakkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua