Suara.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, memastikan bahwa bocoran nama-nama menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran yang ramai di media sosial adalah hoaks.
“Itu jelas-jelas hoaks. Itu bukan resmi dari TKN, tapi itu ada seseorang yang memang membuat inisiatif lah untuk memberikan masukan,” kata Sara yang juga keponakan Prabowo Subianto itu, Rabu (21/2/2024).
Hanya saja, Sara juga menganggap bocoran kabinet tersebut sebagai sebuah prediksi. “Semua bocoran itu kan adalah sebuah prediksi, yang dilakukan oleh seseorang. Itu pun juga, jujur, kita-kita yang ada di TKN ini enggak tahu. Dapat kabarnya pun juga dari wartawan. Jadi, itu bukan bocoran dari internal, kalau bisa dikatakan,” katanya.
Sara merasa salut sebab bocoran kabinet yang berseliweran di media sosial itu memuat tokoh-tokoh yang diharapkan benar-benar bergabung dengan kabinet Prabowo-Gibran nantinya.
“Kita salut juga ya, banyak hal yang dimuat di situ, kayaknya ‘Wah bagus juga, nih, pemikirannya.’ Ada banyak dari kita, yang kita melihat memang banyak tokoh-tokoh yang kita harapkan lah bisa mewakili kita semua di posisi-posisi. Dan tentunya, kita berharap, sebenarnya lebih banyak anak muda juga,” ujarnya.
Sara juga menyoroti nama posisi baru yang dibubuhkan di dalam pamflet bocoran kabinet tersebut, seperti posisi “menteri muda”. Namun demikian, dia menegaskan bocoran dimaksud adalah tidak benar.
“Mungkin juga ada hal yang bagus dari yang diajukan oleh siapa pun yang membuat kabinet tersebut bahwa mungkin bisa ada menteri muda, itu sesuatu yang belum pernah dimunculkan cukup lama. Kita melihat itu sebagai aspirasi,” katanya.
Sebelumnya, unggahan pamflet bocoran daftar menteri kabinet Prabowo-Gibran ramai di media sosial. Pamflet yang didesain dengan warna biru, khas Prabowo-Gibran, itu berisikan nama kementerian serta tokoh yang bakal menjabat.
Diketahui, Prabowo-Gibran unggul dalam hasil hitung cepat Pilpres 2024 di sejumlah lembaga survei. Pasangan calon nomor urut 2 itu juga unggul sementara pada hasil penghitungan suara KPU RI.
Baca Juga: Persija dan Borneo FC Ngotot Tak Lepas Pemain ke Timnas Indonesia U-23, Ditambal dari Persib?
Berdasarkan hasil penghitungan suara Pilpres 2024 oleh KPU RI per Rabu, 21 Februari 2024 pukul 21:00 WIB, Prabowo-Subianto meraup suara sebanyak 58,81 persen. Disusul Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan 24,14 persen dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 17,05 persen. (Antara)
Berita Terkait
-
RANS Nusantara FC Sempat Ganas di Awal Musim tapi Kini Loyo, Eduardo Almeida Tetap Santai
-
Ungkap Kekaguman, Pelatih PSS Sleman Puji Habis Radja Nainggolan Jelang Hadapi Bhayangkara FC
-
Diam-diam Ternyata Komeng Kampanye di Jabar, Kok Malah Dibayar?
-
Parpol 'Baru' Ingin Gabung Prabowo-Gibran Harus Ikut Aturan Main, Nusron: Wong Diundang Masa Mau Mengatur
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024