Suara.com - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) dijadwalkan menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu 2024 di luar negeri pada Rabu (28/2).
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari kepada wartawan mengatakan, rapat tersebut akan dimulai pukul 09.00 WIB hari ini Rabu (28/2/2024) di Kantor KPU RI, Jakarta.
Proses rekapitulasi dimulai dari hasil penghitungan suara yang sudah diselesaikan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).
"Kami akan mulai hari Rabu besok, tanggal 28 Februari 2024, pukul 9 pagi," ujar Hasyim, Selasa (27/2/2024).
Ia menjelaskan dari 128 PPLN di seluruh dunia, sampai hari ini sebanyak 36 PPLN sudah siap hadir di Kantor KPU RI.
"Dan sudah siap mengikuti rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara," katanya.
Hasyim menjelaskan rekapitulasi penghitungan suara itu bersifat rapat pleno dan terbuka yang dihadiri masing-masing saksi peserta pemilu, baik saksi dari calon presiden dan wakil presiden maupun partai politik.
Selain itu, akan disaksikan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), dan para pemangku kepentingan lainnya.
"Rapat pleno terbuka sehingga siapa pun bisa mengaksesnya," tambah Hasyim.
Baca Juga: Bawaslu Sebut Belum Ada Pelanggaran Pemilu Secara TSM
Rapat pleno terbuka hasil penghitungan suara Pemilu 2024 oleh PPLN sudah berlangsung hingga 22 Februari lalu. Sementara rapat pleno di tingkat kecamatan akan berlangsung hingga 2 Maret.
Kemudian rapat pleno tingkat kabupaten/kota berlangsung hingga 5 Maret 2024. Terakhir, rapat pleno terbuka hasil perhitungan suara Pemilu 2024 tingkat nasional berlangsung hingga 20 Maret. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Bawaslu Sebut Belum Ada Pelanggaran Pemilu Secara TSM
-
Usut Dugaan Pelanggaran Pemilu Di Kuala Lumpur, Polisi Fokus Penambahan Jumlah Pemilih
-
Demi Bergulirnya Hak Angket Pemilu 2024, Pertemuan Surya Paloh-Megawati Ditunggu
-
Disiarkan Langsung, KPU Mulai Gelar Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 Besok
-
KPU Ungkap Kejanggalan Pemungutan Suara Metode Pos di Kuala Lumpur
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo