Suara.com - Wakil Ketua Komisi II DPR RI fraksi PDIP, Junimart Girsang mengungkapkan perkembangan soal wacana hak angket yang digulirkan ke parlemen untuk mengusut adanya dugaan pelanggaran Pemilu 2024. Menurutnya, sejauh ini masih terus dilakukan komunikasi lintas fraksi di DPR terkait pengguliran hak angket yang awalnya digaungkan Capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo.
"Jadi tidaknya (angket) ya kita juga sedang melakukan percakapan-percakapan lintas fraksi, lintas partai," kata Junimart di DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (14/3/2024).
Ia kembali menegaskan, jika hak angket yang akan digulirkan tersebut tujuannya bukan untuk membatalkan Pemilu 2024 tapi mengkritisi hasil dan pelaksanaannya.
"Ya hak angket itu kan hak dari anggota DPR. Itu hak, dan saya kira enggak ada yang perlu dipermasalahkan. Kan angket itu adalah untuk melakukan fungsi pengawas. Fungsi mengkritisi. Bukan fungsi untuk membatalkan," tuturnya.
Ia pun menegaskan, lewat angket DPR RI nantinya akan menyelidiki jika ditemukan penyimpangan dalam pelaksanaan Pemilu 2024 oleh pemerintah, maka tidak boleh diulang kembali.
"Haknya itu apa, penyelidikan. Apa memang terjadi penyimpangan. Kalau terjadi terus gimana dong? Supaya tidak diulang lagi kemudian hari. Bukan untuk membatalkan. Jadi jangan bilang hak angket untuk membatalkan. Kita mengkritisi supaya tidak terulang lagi ke depan," ujarnya.
"Dan rakyat sudah tahu, begini yang sebenarnya. Enggak angket itu kan keputusannya, bisa enggak dieksekusi? Kalau bisa, kalau enggak mau bagaimana. Jadi angket itu hak anggota DPR, kita tunggu saja."
Berita Terkait
-
Megawati: Kalau Saya Tak Bawa Pulang Prabowo, Beliau Keleleran!
-
Raih Suara Tertinggi Di Jatim VII, Ibas Kembali Melenggang Ke Senayan
-
Terancam Gagal Ke Senayan, Eks Ketua KPK Tolak Hasil Suara DPD Di Jatim: Ada Penggelembungan!
-
Perebutan Kursi DPD RI Di Jatim: La Nyalla Kembali Amankan Posisi, Mantan Ketua KPK Keok
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024