Suara.com - Saksi dari Partai Ummat menemukan adanya data yang tidak sesuai antara perolehan suara Partai Solidaritas (PSI) dengn pindai C Hasil dari tempat pemungutan suara (TPS) 002, Kelurahan Wernas, Kecamatan Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional untuk Provinsi Papua Barat daya yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
Awalnya, KPU Provinsi Papua Barat Daya membacakan hasil rekapitulasi perolehan suara calon anggota legislaif (caleg) DPR RI.
Kemudian, saksi dari Partai Ummat mengaku memiliki sejumlah catatan mengenai data anomali pada perolehan suara PSI. Untuk itu, dia meminta Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari untuk membuka model D Hasil Kecamatan PSI di Kecamatan Teminabuan.
Saat dilihat, PSI memperoleh total 62 suara. Untuk masing-masing caleg PSI, secara berurutan dari nomor urut satu hingga tiga meraih 23, 16, dan 17 suara.
Namun, saat KPU menelusuri formulir model C Hasil dari TPS 002, angka tersebut tidak sesuai. Pasalnya, dalam formulir C Hasil tersebut tidak ada perolehan suara PSI sama sekali.
Dengan begitu, KPU RI memutuskan untuk mengurangi perolehan jumlah suara PSI. Perolehan hasil suara PSI pun dikoreksi dari semula berjumlah total 9.485 suara, dikurangi 132 dari TPS 002, menjadi 9.355 coblosan. Menanggapi hal tersebut,saksi dari PSI menyampaikan keberatan.
“Karena ini kan sudah sampai di tingkat pusat ya pimpinan, artinya dari tingkat kecamatan sampai kabupaten dan provinsi seharusnya mereka sudah mengoreksi terlebih dahulu apa yang terjadi di TPS tersebut," kata saksi PSI dalam rapat pleno yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (29/3/2024) malam.
"Lalu kami tidak terima dengan keberatan kalau misalkan diputuskan PSI dikurangi sejumlah suara yang dimaksud, karena sekali lagi itu bukan kesalahan PSI, karena di TPS tersebut tidak tercantum sama sekali penjelasan perolehan suara PSI," tambah dia.
Baca Juga: Istri Giring Nidji Klaim Lolos ke Senayan dari Dapil Neraka Jateng, Suara PSI Bagaimana?
Hasyim kemudian menyampaikan pengurangan jumlah perolehan suara ini dilakukan arena catatan yang disampaikan oleh saksi Partai Ummat bisa ditelusuri dan dibuktikan secara materiil dalam rapat pleno.
Dengan begitu, Hasyim menyarankan PSI untuk membuat catatan keberatan jika tidak terima dengan keputusannya yang mengurangi jumlah suara PSI.
“Teman-teman PSI, kalau keberatan ditulis di form catatan keberatan terhadap situasi ini, ketika dikoreksi dan seterusnya, karena faktanya memang begini mas, di TPS-nya nol," tandas Hasyim.
Berita Terkait
-
Raup 209.403 Suara, Prabowo-Gibran Menang Telak Di Papua Barat Daya
-
Netralitas Jokowi Di Pilpres 2024 Dipertanyakan Di Sidang PBB, Begini Kata Hasto PDIP
-
Guru Besar Unpad: Polri Bisa Usut Kecurangan Sirekap KPU Dengan UU ITE
-
Pilpres 2024 Disebut Pemilu Paling Amburadul Dan Govermental Crime
-
Jimly Asshiddiqie Bagikan Video Kerusuhan Pemilu 2019: Semoga Tidak Terjadi Lagi di 2024
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Suhardiman Amby Disebut Kumpulkan 46.500 Dolar Singapura untuk Menhut Raja Juli
-
Gesture Pegang Kerah Saat Masuk Rutan KPK, Febrie Adriansyah Stres, Cemas atau Emosi?
-
4 Shio Paling Beruntung pada 25 Juli 2026, Jalan Terasa Makin Mulus
-
Sisa Kuota Wajib Aktif, Meutya Hafid Perintahkan Audit Regulasi Pasca-Putusan MK
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Apakah Handbody Citra Bengkoang Bisa Mencerahkan Kulit? Cek Klaim dari Pengguna
-
Reshuffle Kabinet Prabowo Diprediksi Terjadi Agustus 2026, Ini Isyarat yang Diungkap Pengamat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
KPK Telusuri Pertemuan Suhardiman Amby, Ketua DPRD Kuansing dengan Raja Juli
-
Arab Saudi Bombardir Basis Houthi di Yaman, Konflik Timur Tengah Kian Meluas