Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespons santai soal dirinya yang belum mendapatkan surat rekomendasi dari DPP PKB dan Nasdem terkait pencalonannya sebagai bakal Calon Gubernur DKI Jakarta.
Anies ogah ambil pusing. Ia menganggap jika masa tenggat waktu soal pencalonan Cagub DKI masih lumayan lama.
“Masih panjang, kalau deadline hari ini mungkin sudah pendek. Masih panjang, kita mengalir,” kata Anies, di DPW PKB DKI Jakarta, Minggu (21/7/2024).
Anies mengaku, saat ini dirinya masih berfokus dalam perekonomian masyarakat. Terlebih masyarakat kalangan kurang mampu.
“Fokus kita ini adalah masyarakat Jakarta, bahwa kondisi perekonomian keluarga apalagi yang berada di strata ekonomi lemah itu amat berat hari ini,” kata Anies.
“Karena itulah Pak Hasbi mengatakan ingatlah, undang anak-anak yatim, kaum dhuafa, kenapa? Karena kondisi sedang penuh dengan tantangan,” tambahnya.
Pasalnya, lanjut Anies, saat menjabat sebagai Gubernur DKI nanti, dirinya mengklaim ingin mengembalikan kesejahteraan masyarakat.
“Nah itu yang menjadi fokus saya, itu yang menjadi perhatian utama, sehingga kita bisa mengembalikan kesejahteraan, bisa mengembalikan kemajuan dan mengembalikan kebahagiaan, mudahan menjadi berkah,” tandasnya.
Anies Baswedan merupakan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Saat ini jabatan Gubernur DKI Jakarta diemban oleh Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono.
Baca Juga: Heru Budi Merasa Dikambinghitamkan Soal Kondisi Jakarta, Anies Langsung Beri Respons
Anies sempat mencalonkan diri sebagai Calon Presiden, saat itu Anies berpasangan dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.
Namun, Anies harus menerima keunggulan dari Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Saat ini, Anies kembali dicalonkan menjadi Gubernur DKI, oleh DPW PKB yang telh resmi mendeklarasikan dirinya sebagai Calon Gubernur DKI.
Berita Terkait
-
Heru Budi Merasa Dikambinghitamkan Soal Kondisi Jakarta, Anies Langsung Beri Respons
-
NasDem Pede Anies Menang Lagi Jika Lawan Ahok di Pilgub DKI 2024
-
Syukuran Harlah PKB Ke-26, Cak Imin: Semua Parpol Diundang
-
Sandiaga Ngaku Lebih Pede Maju Pilgub DKI Ketimbang Jabar: Di Jakarta Saya Lebih Kenal
-
Heru Budi Respons Kritik Anies: Silakan Berlaga Di Pilkada, Jangan Kambinghitamkan Saya
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024