Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep ternyata sempat mengajukan permohonan tiga surat keterangan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) yang akan dipergunakan sebagai syarat pencalonannya sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah.
Permohonan tersebut diajukan Kaesang pada Selasa (20/8/2024) lalu.
Pejabat Humas PN Jaksel Djuyamto menyebut ketiga surat keterangan yang dimohonkan putra bungsu Presiden Joko Widodo atau Jokowi tersebut meliputi, yakni Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terdakwa, Surat Keterangan Tidak Sedang Dicabut Hak Pilihnya Dalam Daftar Pemilih, dan Surat Keterangan Tidak Memiliki Tanggungan Utang.
"Untuk persyaratan pencalonan sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah," kata Djuyamto kepada wartawan, Jumat (23/8/2024).
"Surat keterangan tersebut diterbitkan juga pada tanggal 20 Agustus," jelasnya.
Kaesang sempat berpeluang maju sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah setelah adanya DPR membuka peluang untuk melakukan revisi Undang-undang Pilkada yang akhirnya digagalkan karena memicu aksi massa besar di Jakarta dan sejumlah wilayah lainnya.
Sebagaimana diketahui Mahkamah Agung (MA) lewat Putusan Nomor 23P/HUM/2024 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota atau Pilkada sempat mengubah aturan batas minimum usia calon kepala daerah berumur 30 tahun yang sebelumnya saat penetapan calon menjadi saat dilantik. Jadwal pelantikan kepala daerah terpilih dilakukan pada 7 Februari 2024.
Artinya, Kaesang yang baru akan genap berusia 30 tahun pada 25 Desember 2024 memiliki peluang untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah.
Namun peluang Kaesang tersebut kandas setelah Mahkamah Kosntitusi (MK) mengeluarkan Putusan MK Nomor 70/PUU-XXII/2024 pada 20 Agustus 2024. Dalam putusannya MK menyatakan syarat calon kepala daerah termasuk batas usia 30 tahun yang diatur dalam Pasal 7 Undang-Undang Pilkada harus dipenuhi sebelum dilakukan penetapan calon kepala daerah.
Sehari setelah adanya Putusan MK tersebut, Badan Legislasi atau Baleg DPR RI melakukan Revisi Undang-Undang atau RUU Pilkada. Dalam RUU Pilkada, DPR RI merujuk Putusan MA terkait syarat batas usia calon kepala daerah. Artinya, Kaesang kembali berpeluang maju.
Namun pengesahan RUU Pilkada yang dijadwalkan berlangsung dalam rapat paripurna di DPR RI pada Kamis (22/8/2024) kemarin batal karena tidak memenuhi kuorum. Selain itu juga karena adanya penolakan dari elemen masyarakat, aktivis, guru besar, hingga pesohor yang turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi tolak RUU Pilkada di beberapa daerah. Sehingga peluang Kaesang untuk maju di Pilkada 2024 pun kandas karena tak memenuhi syarat batas minimum usia.
Berita Terkait
-
YLBHI Sebut Ratusan Pendemo Tolak RUU Pilkada di DPR Ditahan Polisi, Termasuk Anak-anak
-
Kala Pesohor jadi Orator: Pekik 'Lawan' Bintang Emon di DPR, Reza Rahadian Sentil 'Negara Bukan Milik Keluarga Tertentu'
-
Tragedi Demo Tolak RUU Pilkada di DPR: Jurnalis Ditantang Polisi Berkelahi saat Rekam Penganiayaan Demonstran
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung