Suara.com - Juru Bicara Anies, Sahrin Hamid, menyebut Anies Baswedan tak mempersoalkan pilihan PDIP yang mengusung Pramono Anung-Rano Karno dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta. Padahal, awalnya Anies yang bakal dijagokan partai lambang banteng itu.
Padahal, kata Sahrin, Anies memang belakangan sempat intens menjalin komunikasi dengan PDIP. Namun, kini peluangnya kandas karena 15 partai lainnya mengusung Ridwan Kamil-Suswono.
"Walaupun kita tahu bahwa komunikasi Mas Anies dengan PDI Perjuangan sangat bagus, subtantif, strategis, dan sangat mendasar terkait dengan banyak hal," ujar Sahrin di Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2024).
"Tentunya garis perjuangan partai, juga dasar-dasar pikiran Bung Karno, baik itu soal bangsa, juga soal Jakarta, khususnya politik tata kota, kelestarian lingkungan, bagaimana program tentang warga," lanjutnya menambahkan.
Anies juga disebutnya telah menemui Rano Karno pada Senin (26/8) lalu di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk membahas pencalonannya.
"Betul bertemunya di gedung B, itu adalah di bagian dari kantor DPP PDI Perjuangan," jelasnya.
Meski tak jadi dicalonkan, Sahrin menghargai keputusan dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Ia menyebut pemilihan dukungan dalam Pilkada merupakan bagian dari kedaulatan partai.
"Kita menyampaikan apresiasi, penghargaan dan juga penghormatan terhadap apa yang telah diputuskan partai. Itu adalah bagian dari kedaulatan partai," tuturnya.
Ia pun meminta semua pihak, khususnya pendukung Anies menghargai keputusan tersebut. Sebab, PDIP selaku parpol punya mekanisme dan strategi sendiri.
Baca Juga: Sebelum Daftar ke KPU Jabar, Anies Bakal Singgah ke Kantor PDIP Jabar?
"Partai memiliki dasar platform mekanisme untuk memutuskan itu dan itu kami sampaikan ya tentunya penghargaan dan juga penghormatan terhadap seluruh partai yang telah memutuskan terkait dengan Pilkada di Jakarta," pungkasnya.
Meski batal maju di Pilgub Jabar, kini beredar kabar Anies akan didaftarkan sebagai cagub di Jawa Barat 2024 dari PDIP.
Berita Terkait
-
Ungkap Alasan 3 Kali Mangkir dari Panggilan Bawaslu, Dharma Pongrekun Akui Jalani Terapi
-
LIVE REPORT! Pendaftaran Anies Baswedan Maju Pilgub Jabar
-
Bakal Diusung PDIP, Anies-Ono Surono Akan Datang ke KPU Jawa Barat Pukul 21.15 WIB
-
Sebelum Daftar ke KPU Jabar, Anies Bakal Singgah ke Kantor PDIP Jabar?
-
Jubir Akui Anies Dapat Tawaran Maju Pilkada Jabar, Lagi Dipertimbangkan Serius
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun