Suara.com - Bakal calon gubernur Jakarta, Ridwan Kamil ingin menambah jumlah pohon di Jakarta dalam satu tahun pertama bila terpilih menjadi gubernur. Tujuannya adalah untuk membuat Jakarta lebih rindang.
Awalnya, Ridwan Kamil membandingkan wilayah Jakarta Selatan dengan Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Menurutnya wilayah Utara dan Barat agak gersang, tidak serindang wilyah Jakarta bagian Selatan.
"Terus saya melihat yang rindang di Jakarta itu kebanyakan hanya di Jakarta Selatan. Di Utara, Barat agak gersang, maka kita setahun pertama kalau terpilih mungkin dibantu tim Fanta juga, kita tiga kali lipatkan jumlah pohon di Jakarta," kata Ridwan Kamil saat berkunjung di Fanta HQ, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2024).
Selain untuk membuat suasana lebih rindang, penanaman pohon itu guna menyerap polusi. RK ingin menyesuaikam penanaman pohon dengan jenis tertentu.
"Supaya semua serindang Jakarta Selatan, tapi dipilih pohonnya yang menyerap polusi, kan ada speknya gitu ya jenis-jenis pohon," kata RK.
"Jadi kombinasi perumahan mendekat, bahasa kerennya urban densification gitu, kombinasi pohonnya tiga kali lipat," tambahnya.
Berita Terkait
-
Beberkan Alasan Maju Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil Ungkap Ada Permintaan Khusus Prabowo
-
Hahaha, Respons Rano Karno saat Ditanya Soal Program Psikolog Keliling Ridwan Kamil
-
Jika Terpilih Di Pilkada Jakarta, Rano Karno: Saya Eksekutor, Mas Pram Konseptor
-
Mau Sowan ke Bang Yos, Foke, Ahok hingga Anies, Siapa Mantan Gubernur Jakarta yang Bakal Ditemui Rano Karno Hari Ini?
-
Dharma-Kun Mau Redesain Kota Jakarta: Jangan Maksain Jalan Buat Mobil Diambil Untuk Sepeda
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi