Suara.com - Jejak digital kedua bakal calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil dan Pramono Anung dikuliti netizen lantaran dinilai bernada seksis dan menyudutkan perempuan sebagai objek.
Salah satu cuitan seksis Ridwan Kamil tanggal 1 April 2011 bertuliskan, "Tips Bank: Sbim buka rek, lihat ukuran lingkar dada customer service anda. KI terlalu besar, curigai. Segera pindah ke Bank lain. #MD".
Sementara itu, cuitan Pramono Anung yang membahas tentang perempuan berbaju seksi. "Cewek berbaju seksi itu aneh, dilihatin dibilang kita kurang ajar, kalau kita cuekin, dibilang kita homo #Nyantai ah," tulis Pramono Anung pada tanggal 8 Oktober 2011.
Menanggapi hal tersebut, anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menegaskan, bahwa tulisan-tulisan seperti itu termasuk bentuk diskriminasi terhadap perempuan.
"Cuitan-cuitan yang seksis yang cenderung menjadikan perempuan sebagai objek itu menjadi catatan dan juga pekerjaan rumah bagi kita semua untuk terus mengingatkan para pemimpin agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang mendiskriminasi perempuan," kata Titi, ditemui di Jakarta, Senin (9/9/2024).
Menurutnya, penting bagi setiap politisi untuk menjaga perilaku mereka, baik secara konvensional maupun di platform digital. Karena rekam jejak seperti itu akan terungkap kembali dalam aktivitas politik.
Cuitan lawas dari Ridwan Kamil dan Pramono Anung juga menjadi suatu refleksi bahwa dunia politik Indonesia masih sangat seksis dan patriarkis.
"Kalau pun mereka lakukan pada praktik masa lampau, itu juga mengindikasikan bahwa ada satu masa guyonan-guyonan mereka itu seksis dan mengobjektifikasi perempuan. Itulah yang harus kemudian menjadi evaluasi bagi pemilih, apakah perilaku itu masih tercermin sekarang atau tidak," ujar dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia tersebut.
Jejak digital bernada seksis tersebut bisa juga jadi tolak ukur dalam menerka para calon kepala daerah itu dalam memiliki cara pandang terkait keberpihakan mereka terhadap isu-isu perempuan.
Baca Juga: "Ditahan" jadi Menseskab Meski Sudah Resign, Pramono Anung Curhat Dapat Tugas dari Jokowi, Apa Itu?
"Bukan hanya pada program dan gagasan tetapi juga sejauh mana interaksi mereka mencerminkan hal yang sama," lanjut Titi.
Menurut Titi, kini menjadi pekerjaan rumah bagi Ridwan Kamil dan Pramono Anung untuk meyakinkan publik bahwa mereka sudah berubah atau memiliki keberpihakan yang lebih baik dan lebih ramah terhadap hak-hak perempuan dan keadilan gender.
Berita Terkait
-
"Ditahan" jadi Menseskab Meski Sudah Resign, Pramono Anung Curhat Dapat Tugas dari Jokowi, Apa Itu?
-
RK Umbar Janji Bakal Kasih Tiap RW Ratusan Juta, Ahok: Pak Pramono Semua Akan Lakukan
-
Kampanye Pramono-Rano Mendadak Heboh! Zaenab Tua Muncul Tagih Janji Lama
-
Omongan Ridwan Kamil Soal Tragedi Kanjuruhan Tuai Kemarahan di X: Tidak Bisa Lebih Rendah Lagi...
-
Bisa Dipakai Buat Nikahan Gratis, Pramono Mau Dirikan Balai Warga Di Jakarta
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung