Suara.com - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengkritik para bakal calon kepala daerah (cakada) yang cenderung menyusun visi-misi serta rencana program kerja secara mendadak. Hal tersebut membuat khawatir kalau rencana yang disusun tidak sesuai dengan permasalahan daerah.
Menurut Titi, kebiasaan para cakada membuat visi misi secara mendadak juga karena penugasan dari partai politik yang sering kali berdekatan dengan batas waktu pendaftaran. Titi menyebut nama bakal Cagub Jakarta Pramono Anung sebagai salah satu contohnya.
"Kebanyakan dokumen visi-misi dan program calon itu disusun tergesa-gesa atau injury time. Akibat dari terbentuknya koalisi pencalonan yang juga injury time. Ya kayak Pramono Anung aja kan bilang, 'tidak pernah terbayang dalam pemikiran saya, sampai 3 hari lalu bahwa saya akan jadi calon' kan gitu," kata Titi dalam media talk Kementerian PPPA di Jakarta, Senin (9/9/2024).
Fenomena seperti itu tak hanya terjadi di Jakarta, melainkan ada di banyak daerah, terutama yang dianggap sebagai wilayah strategis. Dampak dari itu, kata Titi, sangat jarang cakada yang memuat visi, misi, dan gagasan terkait pengarus utamaan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak.
Hasil studi dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) tercatat bahwa masih kurang dari 18 persen cakada yang menyertakan isu perempuan dan anak dalam visi misi dan programnya.
"Bahkan tidak ada jaminan bahwa kalau dia calon kepala daerah perempuan atau calon wakil kepala daerah perempuan, maka dia serta-merta melek dan membawa isu pengarus utamaan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak," ujar pembina Perludem tersebut.
Titi menyarankan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak perlu lakukan pengarahan kepada para pasangan calon kepala daerah sebelum menyusun visi, misi, dan gagasan yang inklusif agar berperspektif adil dan setara gender.
Berita Terkait
-
Viral! Awalnya Girang Bisa Selfie dengan Jokowi, Mahasiswa Ini Auto Meringis Dipukul Paspampres
-
Tak Gentar Dipolisikan Relawan Gibran, Rocky Gerung Sebut Laporan Absurd hingga Dinasti Jokowi Doyan Lapor, Kenapa?
-
Usai Sang Rival RK, Pramono juga Mau Temui JK Malam Ini: Minta Wejangan soal Pilkada Jakarta
-
"Ditahan" jadi Menseskab Meski Sudah Resign, Pramono Anung Curhat Dapat Tugas dari Jokowi, Apa Itu?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024