Suara.com - Meki Frits Nawipa, sosok yang kini dikenal sebagai calon gubernur Papua Tengah, memulai hidup dari titik nol.
Dalam sebuah refleksi tentang perjalanan hidupnya, Meki berbagi kisah inspiratif tentang bagaimana ia memulai karier dengan pekerjaan sederhana sebelum mencapai posisi kapten pilot, sebuah impian yang pernah dibayangkan sendiri.
"Suatu saat saya bilang kepada diri sendiri, akan tiba waktunya saya datang dengan balok empat di pundak sebagai kapten pilot," ujar Meki seperti dilihat dari akun Instagram @/mekinawipa_, ketika mengenang masa-masa awal perjuangannya.
Ia menceritakan bagaimana dirinya dulu menjadi orang pertama yang tiba di kantor Mission Aviation Fellowship (MAF) di Sentani untuk membersihkan toilet, mengangkat barang-barang dari pesawat, dan menjadi orang terakhir yang keluar dari kantor tersebut setiap harinya.
Di bawah terik matahari, Meki bersama beberapa rekan bekerja membersihkan rumput, sementara yang lain menikmati kenyamanan ruang ber-AC. Namun, Meki percaya bahwa Tuhan memiliki rencana lain untuknya.
"Tuhan memberi saya kesempatan untuk menjadi penerbang, hanya satu hal yang Tuhan tunjukkan pada saya," katanya.
Beberapa tahun kemudian, nasib mempertemukan Meki kembali dengan rekan-rekan lamanya. Saat ia kembali ke kantor yang sama, kali ini sebagai kapten pilot, ia melihat teman-temannya masih berada di tempat yang sama, mengerjakan pekerjaan yang sama.
"Tuhan menunjukkan keadilan-Nya," tambahnya.
Bagi Meki, perjalanan ini bukanlah sesuatu yang membuatnya sombong, melainkan pengingat akan bagaimana nasib seseorang dapat berubah secara tak terduga.
Baca Juga: Mimpi yang Tak Pernah Padam: Kisah Meki Nawipa Mengejar Pendidikan
"Anda tidak pernah tahu, dan tidak bisa menebak masa depan. Tapi saya percaya, itulah nasib orang."
Kini, Meki Frits Nawipa melangkah lebih jauh, membawa pengalaman hidup dan kariernya sebagai kapten pilot menuju kancah politik, dengan harapan dapat mengabdikan diri bagi Papua Tengah.
Kisah hidupnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan kepercayaan diri, tak ada impian yang terlalu tinggi untuk dicapai.
Kontributor : Elias Douw
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024