Suara.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bogor, Jawa Barat saat ini menjadi sorotan. Pasalnya, muncul isu adanya gerakan coblos yang kalah di Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor 2024 ini.
Bahkan, isu itu turut dibahas pada acara sosialisasi Pilkada yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat bersama kelompok wartawan (Pokwan) Kabupaten Bogor dan Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) Dewan Masjid Indonesia (DMI) belum lama ini.
Perlu diketahui, untuk Pilbup Bogor 2024 ini ada dua pasangan calon, nomor 01 Rudy Susmanto - Ade Ruhandi (Jaro Ade) dan nomor 02 Bayu Syahjohan - Musyafaur Rahman.
Pasangan Rudy-Jaro sendiri diusung oleh 17 partai politik, sedangkan Bayu-Musya hanya satu partai yakni PDI Perjuangan (PDIP).
Tidak hanya itu saja, banyak masyarakat di Kabupaten Bogor memberikan penilaian bahwa Pilkada Bogor sudah selesai lantaran pasangan Rudy-Jaro disebut unggul.
Isu itu muncul lantaran pasangan Bayu-Musya hanya satu partai saja yang mengusung, yakni PDIP saja. Apalagi hal itu didukung dengan survei Rudy-Jaro yang unggul di berbagai lembaga survei.
Menanggapi hal itu, Pengamat Politik sekaligus Pendiri LS Vinus, Yusfitriadi berujar, bahwa isu dan gerakan itu tentu sangat wajar, karena pasangan Rudy-Jaro ini unggul dalam catatan kertas dibandingkan Bayu-Musya.
Hal ini juga kata kang Yus, bisa menjadi sebuah strategi bagi pasangan calon di Pilbup Bogor, agar masyarakat bisa memilih pasangan dari salah satu paslon.
"Soal sudah menang, ini bisa jadi sebuah strategi dari pasangan calon agar menggiring ini semua bisa satu suara," ujarnya.
Baca Juga: Eva Marthiana Susmanto Sosok yang Mencuri Perhatian Publik
Namun kata Yus, hal ini tentu bisa menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi KPU Kabupaten Bogor, lantaran berdampak kepada partisipasi masyarakat yang datang ke TPS.
"Ini tentunya bisa menjadi PR bagi KPU, bagaimana tingkat partisipasi masyarakat bisa tinggi," ucapnya.
Ditempat yang sama, Komisioner KPU Kabupaten Bogor Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Aprian Wahyudi akan melakukan pembahasan ini dengan PPK dan PPS.
"Kalau memang ada perilaku itu tentu tidak menghasilkan apa-apa. Tapi kami akan informsikan ini ke PPK dan PPS bagaimana kemudian diberikan pemahaman kepada aparatur desa agar partisipasi ini bisa meningkat," tegasnya.
Sekedar informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan jumlah daftar pemilih tetap di Kabupaten Bogor sebanyak 3.926.080 pemilih pada Pilkada 2024.
Dari total 3.926.080 pemilih, terdiri dari pemilih laki-laki tercatat sebanyak 1.999.656 orang, sementara pemilih perempuan berjumlah 1.926.424 orang.
Selain menetapkan DPT, KPU Kabupaten Bogor juga menetapkan jumlah TPS, yakni sebanyak 7.908 titik tersebar di 435 desa/kelurahan yang ada di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.
KPU Kabupaten Bogor juga menetapkan TPS khusus di lima lokasi dengan jumlah pemilih sebanyak 3.751 orang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan
-
Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya
-
Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934
-
Arti Pentingnya Peran Orang Tua dalam Film Aku Sebelum Aku
-
Komentar Pedas Pelatih Singapura Jelang vs Indonesia: Mitchell Baker Bukan Ancaman
-
5 Parfum Lokal Wangi Fresh Aquatic, Sensasi Segar dan Menenangkan Sepanjang Hari
-
Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source
-
Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton
-
Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran
-
6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka