Suara.com - Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengaku prihatin karena masih banyak orang miskin di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut).
Ketua Tim Pemenangan Bobby Nasution-Surya, Hinca Pandjaitan meminta Edy membawa data soal angka kemiskinan di Asahan saat debat pertama Pilgub Sumut 2024.
Sehingga, nantinya dapat dijawab pasangan Bobby-Surya. Saat ini Surya yang merupakan Bupati Asahan sedang cuti karena maju di Pilgub Sumut menjadi wakil Bobby.
"Perdebatan besok menjadi menarik, mudah-mudahan nanti Pak Edy membawa angka ini, nanti biar dijawab oleh Pak Bobby juga dalam pertemuan, apalagi di jawab oleh Pak Surya," katanya, Jumat (25/10/2024).
Hinca mengatakan bahwa jika apa yang disampaikan Edy Rahmayadi merupakan ikhtiar untuk memajukan Sumut.
"Saya membaca apa yang disampaikan pak Edy Rahmayadi ini adalah bagian dari ikhtiar bersama-sama untuk selalu memajukan Sumatera Utara. Kalau soal angka-angka, tentu angka-angka itu bisa dipakai sebagai cermin kita untuk maju bersama," ujar Hinca.
Hinca menilai angka kemiskinan tersebut tidak bisa menjadi tolak ukur Surya gagal menjadi Bupati Asahan. Malah rakyat terus memberikan amanahnya kepada Surya sebagai bupati.
"Jadi saya ingin mengatakan bahwa tanggung jawab kita semua memajukan Sumatera Utara ini," ucap Hinca.
Dirinya menilai jika Sumut selama 5 tahun Edy menjabat tidak ada berkembang, sehingga meminta untuk gantian menjadi Gubernur Sumut.
"Kali ini gantian dulu lah, kemarin kita beri kesempatan kepada beliau 5 tahun segitu-segitu aja, sekarang gantian dulu, biarkan anak muda dulu yang memimpin," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
-
Gubsu Bobby Nasution Resmikan Wings Air Terbang ke Madina, Perkuat Konektivitas
-
Sensus Ekonomi 2026 dan Dilema Menilai Kemiskinan dari Kepemilikan Aset
-
Siswi SD Peraih Emas Olimpiade Asia Dihadiahi Rumah hingga Beasiswa oleh Gubernur Bobby
-
Down and Out in Paris and London: Kisah Nyata George Orwell Mengungkap Sisi Gelap Kemiskinan
-
Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Gojek Salurkan 35.000 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Anak Mitra Driver di 100 Kota
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persija Jakarta, El Clasico di Piala Presiden
-
Polisi Sita 18 Motor Curian, Komplotan Curanmor Bersenjata Api Rakitan Dibekuk di Sumedang
-
Semakin Diterima Luas, Truk Listrik Fuso eCanter Diserahkan ke Konsumen di GIIAS 2026
-
Digugat Praperadilan, KPK Siap Hadapi Pejabat BPK Titin di PN Jaksel
-
BRI Bagikan Voucher Shopee Rp100 Ribu, Cek Syaratnya
-
Sambut HUT RI ke-81, Lorong Merah Putih 650 Meter Hiasi Tasikmalaya
-
Dendam dan Cinta yang Destruktif dalam Novel Wuthering Heights
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah