Juru Bicara Partai Garuda, Teddy Gusnaidi menyoroti kontroversi terkait dengan tak diundangnya Anies Baswedan di Formula E Jakarta 2023.
Dirinya heran bukan main, pasalnya menurutnya tak ada paksaan maupun keharusan dari mantan menteri pendidikan tersebut untuk hadir dalam pagelaran event balap mobil listrik internasional itu.
Menurutnya, Anies sudah menjadi warga biasa, kedatangannya untuk menonton acara tersebut adalah keinginannya sendiri dan merupakan hal biasa.
"Ada Formula E, @aniesbaswedan datang, beli tiket sendiri di tempat biasa, bukan di VIP. Apa yang dilakukan Anies adalah hal yang sangat normal, keinginan sendiri bukan dipaksa," cuitnya lewat akun twitter pribadinya seperti yang dikutip oleh Suara Liberte, Rabu (7/6/23).
Teddy lantas heran mengapa banyak yang mempermasalahkan hal tersebut, bahkan menyalahkan panitia hingga pemerintah atas tak diundangnya Anies.
"Kenapa ada yang memframing Anies terzolimi, lalu ujungnya pemerintah yang salah? Ini kebodohan dan kebohongan apa lagi?" pungkasnya.
Diketahui, Anies Baswedan bersama keluarganya terlihat menonton gelaran dari ajang balap mobil listrik level dunia alias Formula E 2023.
Mereka terlihat menonton dari tribun kelas 'ekonomi'. Anies mengaku pihaknya harus membeli tiket secara mandiri karena tak mendapatkan undangan untuk hadir dalam acara tersebut.
"Iya dong, dateng, udah lama punya tiket kita, beli tiketnya. Saya beli tiket, bukan undangan," ujar Anies kepada wartawan di area sirkuit, Sabtu (3/6/23).
Baca Juga: Hadiri Rakernas III PDIP, Jokowi Dapat Hadiah Foto dari Megawati
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka