Menteri Koordinator Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mendorong partisipasi perempuan dalam kepemimpinan di level strategis. Pasalnya, pemberdayaan perempuan di elemen kepemimpinan strategis menjadi kunci keberhasilan perekonomian bangsa di masa depan.
"Pemerintah bertekad menghadirkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di berbagai aspek kehidupan," ungkap Airlangga dalam sambutan dalam acara Empowering Women di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 9 Juni 2023.
Ia menambahkan, secara global, partisipasi perempuanp dalam top manajemen masih sangat minim. Mengutip data Gender Sustainable Stock Exchange 2022, Airlangga mengatakan bahwa dari 2.171 perusahaan dengan kapitalisasi pasar tertinggi di negera G20, hanya 23% partisipasi perempuan dalam jajaran manajemen, 5% di jajaran direksi, dan 5% di jajaran CEO.
"Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) menyebut dalam periode 2019-2021 hanya 15% perempuan mengambil peran sebagai tim eksekutif di perusahaan yang melantai di bursa Indonesia. Tentu ini menjadi perhatian kita bersama," lanjutnya.
Airlangga menegaskan bahwa pembangunan kesetaraan gender di Indonesia terus mengalami perbaikan. Hal itu didukung oleh upaya pemerintah dalam berbagai aspek, mulai dari kesehatan, pemberdayaan, hingga ke ketenagakerjaan.
"Pemerintah terus mendorong memberikan kesempatan untuk perempuan dapat berkembang, salah satunya adalah kewirausahaan," lanjutnya.
Ia mengatakan, perempuan tidak hanya menjadi pendukung dalam keluarga, tetapi juga memiliki peran besar di perekonomian.
"Mari kita dorong agar ke depan dengan kepemimpinan yang tidak mengenal batasan gender, perusahaan dan organisasi dapat merangkul potensi perempuan secara maksimal," tutupnya.
Baca Juga: Menyelisik Rumus Matematika KPU yang Bakal Memangkas Keterwakilan Perempuan dalam Politik
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga