/
Senin, 12 Juni 2023 | 00:45 WIB
Jajaran Elite PDI Perjuangan (Dok. PDIP)

Elite Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando memberikan kabar mengejutkan, ia mengaku mendengar ada sesuatu di balik penunjukan dari Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Dirinya mengatakan bahwa politikus senior tersebut telah membuat kontrak dengan Megawati Soekarnoputri. Hal ini terkait dengan jajaran menteri saat terpilihnya jagoan tersebut nanti.

Disebutkan bahwa ketua umum dari partai berlambang kepala banteng tersebut menjadi pihak yang akan menentukan siapa saja yang boleh mengisi kursi dalam kabinet di 2024.

"Saya dapat kabar, Ganjar sudah meneken kontrak dengan PDIP bahwa kalau dia jadi presiden, penentuan orang-orang yang jadi menteri dan menempati posisi strategis akan ditentukan oleh PDIP," cuitnya dalam akun twitter pribadinya @adearmando61, dikutip Suara Liberte, Senin (12/6/2023).

Walaupun kabar ini cukup tak menyenangkan baginya, Ade masih berbaik sangka dan menunggu klarifikasi terkait dengan kontrak tersebut dari PDI Perjuangan (PDIP).

"Ini perlu segera diklarifikasi karena info ini sudah beredar cukup luas. Mudah-mudahan salah," ungkap akademisi sekaligus pengamat politik ini.

Sementara itu, Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey sudah membantah hal tersebut, ia menampik isu perjanjian kontrak bahwa jika Ganjar menjadi presiden, pemilihan menteri atas seizin Megawati.

Menurutnya hal tersebut hanyalah isu yang disebarkan guna menurunkan elektabilitas tinggi yang dimiliki oleh sosok dari Ganjar Pranowo.

"Enggak adalah. Tetapi realita kan seperti itu bahwa persentase menteri dari partai politik pasti atas izin ketua umum," ujarnya.

Baca Juga: Ojo Kesusu, Loyalis Anies Baswedan Lempar Tiga Alasan Mengapa Deklarasi Cawapres Sebaiknya Jangan Buru-buru, Ternyata

Load More