- Rupiah menguat ke level Rp17.908 per dolar AS pada perdagangan 10 Juni 2026 atau naik sebesar 0,83 persen.
- Kenaikan suku bunga BI sebesar 5,5 persen menjadi faktor utama pendorong penguatan nilai tukar mata uang Garuda tersebut.
- Eskalasi konflik di Timur Tengah dan naiknya harga minyak dunia berpotensi membatasi penguatan rupiah terhadap dolar AS.
Suara.com - Rupiah terus perkasa pada pembukaan perdagangan pagi ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda konsisten menguat sejak kemarin.
Mengacu pada data kompilasi pasar spot Bloomberg, rupiah pagi ini (10/6/2026) dibuka menguat ke level Rp17.908 per dolar AS.
Mata uang Garuda naik sebesar 149 poin atau setara 0,83 persen jika dibandingkan dengan posisi penutupan pada perdagangan pelan sebelumnya yang sempat tertahan di level Rp18.058 per dolar AS.
Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah menguat dikarenakan sentimen positif kenaikan BI Rate 5,5 persen.
"Rupiah diperkirakan masih berpotensi menguat terhadap dolar AS, menyusul langkah BI menaikkan suku bunga serta menjadwalkan rapat mingguan kedepannya memicu harapan BI masih akan agresif menaikkan suku bunga kedepannya," katanya saat dihubungi Suara.com.
Kata dia, langkah pemerintah menaikkan harga pertamax juga positif bagi rupiah. Namun, tegangan di Timur Tengah (Timteng) masih tertekan. Sehingga, bisa memberikan sentimen negatif pada mata uang Garuda.
"Namun eskalasi di timteng baru-baru ini dan kenaikan harga minyak mentah dunia mungkin akan membatasi penguatan. Range 17900-18100," jelasnya.
Saat ini, rupiah memimpin penguatan dengan kenaikan 0,83 persen disusul won Korea yang menguat 0,45 persen dan dolar Hong Kong yang menguat 0,005 persen.
Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand mencatat pelemahan terdalam yakni 0,17 perssn, disusul ringgit Malaysia yang melemah 0,15 persen, dolar Singapura melemah 0,08 persen.
Baca Juga: Benarkah Rumor Reshuffle Menkeu Purbaya Buat IHSG dan Rupiah Kompak Rebound?
Lalu, yuan China melemah 0,02 persen, yen Jepang melemah 0,01 persen, dolar Taiwan melemah 0,009 persen dan peso Filipina melemah 0,006 persen terhadap dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Utama dunia ada di 100, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 99,90.
Berita Terkait
-
IHSG Anjlok Parah Saat Rupiah Melemah Rp18.126, Analis Sebut Bisa Lebih Parah
-
Cadangan Devisa Indonesia Susut Rp23 Triliun Dalam Sebulan, Tapi Rupiah Kian Melemah
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Dihantam Rupiah dan Aksi Jual! IHSG Diprediksi Sulit Bangkit, Tapi Saham-saham Ini Bisa jadi Pilihan
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda