Pegiat media sosial Chusnul Chotimah mengomentari perihal ribuan kader Partai NasDem Kabupaten Indramayu mundur secara massal.
Tidak hanya kader, Pengurus Daerah (DPD) hingga Dewan Pengurus Cabang (DPC) tingkat kecamatan juga mundur dari Partai NasDem.
Peristiwa mundurnya ribuan kader Partai NasDem itu tersebar di media sosial di mana aksi tersebut diwarnai dengan tindakan menanggalkan seluruh atribut partai mulai dari baju hingga branding partai.
Pengunduran diri massal tersebut merupakan buntut kekecewaan Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Indramayu, Yosep Husein Ibrahim atas putusan DPW Partai NasDem Jawa Barat.
Diungkap Ibrahim, dirinya dimintai mahar sebesar Rp3,5 miliar untuk bisa menggeser posisi Nining pada nomor urut 2. Ibrahim menolak hingga memutuskan untuk mengundurkan diri.
Menanggapi hal tersebut, Chusnul menyoroti penggunaan uang mahar sebesar Rp3,5 miliar. Ia curiga uang tersebut akan digunakan untuk kegiatan safari politik bakal calon presiden yang diusung Partai NasDem yaitu Anies Baswedan.
“Katanya tanpa mahar sekalinya cuma unk dapat no 2 harus bayar 3,5 M, itu duit unk apa @NasDem? Apa unk safari politik Anies?” ujar Chusnul, dikutip Suara LIberte dari akun Twitter @ch_chotimah2 pada Senin (12/6/2023).
Chusnul lantas menyindir dengan mengatakan harapannya agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak disalahkan dalam peristiwa tersebut. “Ngeri yg mengundurkan diri 120 ribu kader. Semoga bukan pak Jokowi lagi yg disalahkan,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak