Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti ribua kader Partai NasDem di Indramayu dan Cirebon yang dikabarkan pindah ke Partai Perindo.
Hal tersebut ditanggapi Jhon Sitorus melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Jhon Sitorus menyebut bahwa seharusnya elit NasDem paham terkait konstituennya.
Jhon Sitorus juga menyebut bahwa NasDem itu memiliki citra yang nasionalis.
"Mestinya elit NasDem memahami siapa konstituennya sebenarnya. Sejak berdiri, Nasdem itu citranya nasionalis bukan partai yang berafiliasi dengan politik SARA," tutur Jhon Sitorus dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Miduk17, Selasa (13/6).
Lebih lanjut, Jhon Sitorus pun mengungkap risiko jika mengusung Anies Baswedan.
"Begitu mengusung Abas, maka resikonya adalah mundurnya para kader yang setia pada prinsip nasionalis Demokrat," tandasnya.
Sementara itu, kabar terbaru, Ketua DPW Partai NasDem Saan Mustopa membantah ribuan kader NasDem di Indramayu dan Cirebon berpindah ke Partai Perindo. Ia mengklaim hanya sekitar 30-an orang yang pindah.
Baca Juga: Wabah Jadi Berkah: Kisah Empat UMKM Raup Cuan Berlipat saat Pandemi COVID-19
Berita Terkait
-
Dua Pimpinan Partai Koalisi Perubahan Bakal Bertemu Puan: Setelah AHY, Kini Ada Sinyal Surya Paloh Juga
-
SBY 'Restui' Pertemuan AHY dan Puan Maharani, Jhon Sitorus: Ini Tandanya Seteru Politik Demokrat dengan PDIP Selesai
-
Menyusul Rencana Agenda Pertemuan Puan-AHY, Koalisi Perubahan Jadwalkan Pertemuan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel