Juru Bicara Partai Garuda, Teddy Gusnaidi menyoroti sejumlah pihak yang menentang rencana majunya sosok dari Kaesang Pangarep di Pilkada Depok 2024.
Dirinya terkekeh melihat hal tersebut, apalagi yang menjadi senjata mereka adalah karena sosok pengusaha muda tersebut adalah anak dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurutnya, tidak ada hal yang dapat mencegah seorang warga negara untuk maju dalam pesta demokrasi kecuali aturan hukum seperti UUD 1945.
Teddy mengatakan terkait masalah etika, hanya orang bodoh yang akan menggunakan hal itu untuk menyerang sosok dari Kaesang.
"Hanya orang bodoh yang menggunakan alasan etika untuk membatasi hak WNI ikut Pilkada, hanya karena WNI tersebut anak seorang pejabat," cuitnya dalam akun twitter pribadinya @TeddGus, dikutip Suara Liberte, Selasa (13/6/2023).
Sebab, etika jelas kalah jauh dibandingkan aturan hukum, apalagi amanat dari undang-undang dasar. Jadi menurutnya tak ada alasan untuk menghentikan niat politik dari Kaesang.
"Bagaimana tidak dikatakan bodoh, jika klaim etika dianggap lebih tinggi daripada amanat UUD 45," ucapnya.
Sebelumnya, Kaesang sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk menjadi seorang walikota di Depok. Hal ini dirinya sampaikan lewat sebuah video yang akhirnya viral di media sosial.
"Saya Kaesang Pangarep. Saya sudah mendapatkan izin dan restu dari keluarga saya. Insya Allah dengan ini saya siap untuk hadir menjadi Depok pertama," kata Kaesang.
Baca Juga: PSI Tenang, Enggak Masalah Soal Leader Koalisi Maupun Pelabuhan Kaesang, Semua Demi Perubahan Depok
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara