Elite Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Johan Rosihan menyuarakan penolakannya atas kebijakan terkait dengan ekspor pasir laut yang telah dibukan kembali oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dirinya mengatakan bahwa berpotensi dapat merusak lingkungan, bahkan hal ini sudah diwanti-wantikan sejak lama oleh Eks Presiden Megawati Soekarnoputri.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini menilai bahwa politikus itu tahu bahayanya ekspor pasir laut, yakni dapat menenggelamkan pulau-pulau kecil yang ada di Indonesia.
"Kita harus ingat bahwa pelarangan ekspor pasir laut dimulai pada pemerintahan Presiden Megawati pada tahun 2003 demi mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas terutama risiko tenggelamnya pulau-pulau kecil," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara Liberte, Rabu (14/6/2023).
Tak heran jika kebijakan ini ditolak keras oleh sejumlah elemen masyarakat, Johan menyebut pihaknya sebagai wakil dari suara-suara tersebut mendesak kebijakan ini untuk dicabut oleh Jokowi.
Johan juga mengatakan bahwa kebijakan ini memiliki banyak mudarat ketimbang untungnya, mulai dari disalahgunakan oleh mafia, merusak ekosistem laut hingga menggerus pantai-pantai di Indonesia.
"Banyak penelitian menunjukkan bahwa eksploitasi pasir ini akan merusak habitat penting bagi biota perairan, menambah kekeruhan air dan bahkan bisa merubah garis pantai dan batas wilayah negara jika terus dilakukan pada pulau-pulau terluar," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Promo Indomaret 7-13 Mei 2026, Diskon hingga 30 Persen Kebutuhan Rumah Tangga
-
11 Sayuran untuk Lalapan yang Bikin Makan Lebih Nikmat dan Sehat
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Stok Solar Kembali Tersedia di Harga Rp30.890 per Liter
-
Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara
-
Waspada! Sapi Berdokumen Palsu dari Jembrana Terungkap, Karantina Bali Amankan 25 Ekor
-
Hair Mist Terbaik untuk Hilangkan Bau Apek pada Rambut, Ini 5 Produknya!
-
Resep Ceker Tanpa Tulang Cabe Ijo, Pedas Gurih Bikin Nagih
-
Sekali Muncul Langsung Bawa 2 Model, Suzuki Siap Acak-acak Pasar NMAX dan PCX di Indonesia
-
6 Parfum Morris dengan Aroma Fresh, Murah Meriah Pas untuk Cuaca Panas