Loyalis Anies Baswedan, Andi Sinulingga, mengungkap penyebab Istana terus mendekati Partai Demokrat padahal sebelumnya sangat tidak ingin berkoalisi dengan partai tersebut.
Adapun alasannya karena adanya peluang kemenangan Anies Baswedan di putaran kedua kendati Ganjar Pranowo dipastikan lolos putaran pertama.
Hal tersebut didapat dari analisis Pakar Politik Eep Saefulloh Fatah yang mengatakan pada putaran kedua, bukan Ganjar yang menang melainkan kandidat yang berada di posisi kedua.
“Kalau kemudian data itu dipakai dan Pemilu diadakan pada bulan Maret kemarin, ini sudah saya katakan di beberapa forum termasuk di forum di UGM pada 5 Juni yang lalu, pemenangnya bukan Mas Ganjar, tapi pemenangnya adalah runner up-nya,” ujar Eep di kanal YouTube Forum News Network.
Menanggapi hal tersebut, Andi meyakini publik tentu bisa menangkap alasan Istana terus mendekati Partai Demokrat serta berusaha menariknya dari koalisi pengusung Anies.
Usaha menarik partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dilakukan melalui upaya paksa seperti Peninjauan Kembali (PK) Moeldoko dan ajakan persuasif.
“Tentu publik bisa mengerti mengapa mereka ngebet mau ambil Partai Demokrat, baik secara paksa oleh Kepala Staf Presiden, maupun secara persuasif ngajak AHY bergabung,” ujar Andi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @AndiSinulingga pada Rabu (14/6/2023).
Padahal, sebelumnya PDIP sudah mengatakan bahwa sangat sulit bagi partai besutan Megawati Soekarnoputri itu untuk bekerja sama dengan Demokrat.
“Padahal sebelumnya terlihat anti dgn Demokrat yg katanya tak mungkin bisa bersama karena berbeda Ideologi,” ujar Andi.
Baca Juga: Profil Jonathan Latumahina, Ayah David yang Bersaksi Bongkar Kebrutalan Mario Dandy
Berita Terkait
-
Katanya Siap Bertemu Puan Maharani, Tanda Surya Paloh Batal Calonkan Anies Baswedan Disoroti: Lebih Baik Kehilangan Capres...
-
Jusuf Hamka Tantang Pejabat Kemenkeu yang Bisa Buktikan Dirinya Berutang ke Negara, Loyalis Anies: Pemerintah Ini Terbiasa
-
Pengamat Buka-bukaan Koalisi Perubahan Tertekan, Anies Dipastikan Gagal Nyapres?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA