Elite Partai Demokrat, Yan Harahap mengucapkan syukurnya atas masih berlakunya pemilu terbuka lewat keputusan tegas dari Mahkamah Konstitusi (MK).
Dirinya mengatakan pengawasan masyarakat hingga elite politik mengawal gugatan terkait hal tersebut telah berbuah hasil, salah satu yang disorotnya adalah upaya dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Menurutnya, berkat keberanian mantan presiden tersebut, sistem pemilu dapat bertahan dengan sistem yang mengedepankan esensi dari demokrasi di Indonesia.
"Turun gunungnya Pak SBY soal Sistem Pemilu kita yang akhirnya tetap terbuka, membawa dampak yang positif bagi sistem demokrasi di republik ini," cuitnya dalam akun twitter pribadinya @YanHarahap, dikutip Suara Liberte, Jumat (16/6/2023).
Yan mengatakan bahwa dengan kritik serta pengawasan tersebut, rakyat akhirnya bisa menentukan wakilnya sendiri dalam parlemen, tak hanya memilih dalam kotak misteri.
"Rakyat tetap memiliki haknya sendiri dalam menentukan wakilnya di parlemen. “Membeli kucing dalam karung” pun akhirnya dapat dihindari," tuturnya.
Diketahui, Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa pemilu tetap akan diselenggarakan secara terbuka, hal ini setelah gugatan terkait hal tersebut ditolak lewat keputusan pada Kamis (15/6/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Serang Balik Maia Estianty, Ahmad Dhani Unggah Bukti Laporan KDRT Palsu
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Targetkan 8 Besar Asia, Mathew Baker Optimis Bawa Garuda Muda ke Piala Dunia U-17
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Segmen Kaya Melaju Kencang, Volume Penjualan Kartu Kredit BRI Melonjak 45 Persen
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium