Pengamat Politik, Adi Prayitno menyoroti penyebab dari semakin turunnya level elektabilitas yang dimiliki sosok dari Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Dirinya mengatakan hal ini berkaitan erat dengan semakin hilangnya suara dari mantan menteri pendidikan tersebut dalam telinga masyarakat. Salah satunya karena blunder awalnya yang menempatkan diri sebagai antitesa dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Adi mengatakan hal tersebut berakibat antipatinya masyarakat terhadap Anies. Semakin sering sosok tersebut menyerang presiden bukannya mendatangkan dukungan, Anies justru merontokkan dan menutup keran suara yang bisa datang kepadanya dalam pesta demokrasi.
Hal ini juga sepertinya disadari oleh Koalisi Perubahan. Adi menyoroti bagaimana kelompok tersebut bermain dua kaki dengan menjadi oposisi dan koalisi secara bersamaan lewat Partai NasDem.
"Anies dan pendukungnya itu tidak mau dihead-to-headkan langsung dengan Jokowi. Caranya bilang sesuatu yang salah diperbaiki, tapi banyak juga loh yang mesti dilanjutkan," ucapnya dalam sebuah video yang diunggah dalam Youtube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia, dikutip Senin (19/6/2023).
Inilah yang membuat mulai hilangnya suara dari Anies. Adi mengatakan sosok tersebut kesulitan untuk membuat narasi perubahan. Pasalnya sikap masyarakat juga tak mendukung narasi kritik yang dilakukan oleh bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan.
"Masyarakat kita ada kecenderungan kalau pemimpin suka terus-menerus nyerang itu enggak disukai, dan hal itu diantisipasi betul oleh Anies," tuturnya.
Berita Terkait
-
Gaduhkan Negara saat Gabung Pemerintah, Begini Sejarah Hubungan Prabowo dan Jokowi
-
Koalisi Perubahan Terancam Ambruk, Pengamat Soroti Lembaga Hukum: Digunakan Menghajar Lawan Politik, tapi Mengamankan Kawan Politik
-
Analis Politik Ungkap Peran Instrumen Hukum untuk Lemahkan Anies Baswedan Jadi Capres
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Saat Tabung Gas 3 Kg Menjadi Barang Mewah: Penyebab Tabung Melon Langka di Sukabumi Selatan
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
5 Mobil Bekas Kabin Lapang dengan Tenaga Besar, Harga di Bawah 100 Juta
-
Cara Membuat Passphrase Coretax Terbaru 2026, Ini Panduan Lengkapnya
-
Insiden Dramatis di Citarik: Saat Deterjen Menaklukkan Si Jago Merah di Atas Truk Elpiji
-
ART Belum Kembali Usai Lebaran? Ini 7 Cara Biar Rumah Tetap Rapi Tanpa Drama Kewalahan
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Dokumenter Terbaru Red Hot Chili Peppers di Netflix: Surat Cinta untuk Gitaris Pertama
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M