Politikus Golkar, Andi Sinulingga menyoroti gelaran WSBK di Sirkuit Mandalika yang ternyata membuat kerugian karena tak menarik sponsor.
Karena hal itu, pemerintah setempat pun geram karena pengorbanan pembuatan sirkuit yakni terkait ratusan makam nenek moyang warga Desa Kuta Mandalika yang sudah dipindahkan.
Hal itu ditanggapi Andi Sinulingga melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, loyalis Anies Baswedan ini mengatakan bahwa gelaran WSBK itu padahal sudah banjir sponsor dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Terlebih lagi, kata Andi Sinulingga, sudah digelontori uang triliunan rupiah dan sampai rela mengorbankan makam para leluhur di Mandalika.
"Di banjiri sponsor BUMN-BUMN besar, di gelontorin uang Triliunan rupiah, masih juga rugi. Bahkan rakyat korbankan makam para leluhurnya untuk dipindah," ujar Andi Sinulingga dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @AndiSinulingga, Senin (19/6).
Lebih lanjut, Andi Sinulingga mengherankan bahwa yang dipersoalkan justru gelaran Formula E.
Andi Sinulingga mengatakan bahwa gelaran Formula E itu hanya memakai uang milyaran dan untung tanpa meninggalkan utang.
"Tapi yang mereka persoalkan malah Formula E, event yang hanya pakai uang milyaran, dan untung tak meninggalkan hutang seperti mandalika," tandasnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri kecewa dengan pernyataan Direktur Utama InJourney Dony Oskaria yang menyebut event World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika bikin rugi.
Baca Juga: CEK FAKTA: Suami Puan Maharani dan Anies Baswedan Terjerat Kasus BTS Kominfo?
Ia sampai menyinggung pembangunan sirkuit balap kelas internasional itu sudah mengorbankan ratusan makam nenek moyang warga Desa Kuta Mandalika.
Berita Terkait
-
PDIP Termakan Bujuk Rayu Lembaga Survei? Elektabilitas Ganjar Malah Merosot Usai Dicalonkan: Ambisius Keterlaluan
-
Nggak Habis Pikir! Relawan Sampai Kenalkan Sosok Ganjar ke Warga Kudus: 10 Tahun Jadi Gubernur Belum Terkenal Juga
-
Jokowi Ejek Kualitas SD Inpres Era Soeharto Saat Bicarakan Proyek IKN, Loyalis Anies Tak Terima: Itu Tak Layak Diolok-olok
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan
-
Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi
-
Versi Pelaku, Bunuh Cucu Mpok Nori di Malam Takbiran Gegara Cemburu
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
-
OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri
-
34 Kode Redeem FF 24 Maret 2026: Klaim Bundle Black Panther dan Item Spesial Beat Carnaval
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa
-
Mengapa Keputusan Negara Gagal Jika Tanpa Diskusi Publik? Menelisik Kasus BOP dan MBG
-
Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami