- Pemkot Jakarta Timur mengubah kolong Flyover Pasar Rebo menjadi sasana tinju dan taman seluncur guna menekan angka tawuran remaja.
- Fasilitas olahraga tersebut menyediakan sarana latihan profesional untuk mengalihkan energi negatif remaja ke dalam kegiatan yang lebih positif.
- Pengelolaan fasilitas yang progresnya mencapai 90 persen ini akan melibatkan Lurah Susukan bersama tokoh masyarakat setempat demi menjaga ketertiban.
Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur melakukan langkah inovatif untuk menekan angka tawuran remaja di wilayahnya.
Kawasan kolong Flyover Pasar Rebo, Kecamatan Ciracas, kini disulap menjadi ruang publik yang dilengkapi dengan sasana tinju dan skate park (taman seluncur).
Camat Ciracas, Panangaran Ritonga, menjelaskan bahwa fasilitas olahraga ini dibangun sebagai langkah preventif dan nyata untuk meredam konflik antarwarga. Menurutnya, penyediaan ruang aktivitas fisik jauh lebih efektif dibandingkan sekadar teguran formal.
"Ruang aktivitas atau olahraga ini jauh lebih efektif dibanding sekadar memasang spanduk dilarang tawuran yang biasanya diabaikan," ungkap Panangaran di laman resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Sasana tinju telah difasilitasi dengan lima samsak berukuran besar dan dikelilingi pagar pengaman setinggi tiga meter.
Bukan sekadar tempat pelampiasan amarah, sasana tinju ini dirancang untuk membina bakat. Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur, Eka Darmawan menyebutkan, para remaja nantinya dapat berlatih di ring tinju setiap hari dengan pendampingan langsung dari pelatih profesional.
"Kami berharap energi para remaja dapat dialihkan ke kegiatan yang lebih positif dan terarah. Remaja yang memiliki energi berlebih bisa menyalurkannya di sasana tinju ini," ujarnya.
Selain ring tinju, tersedia pula arena skateboard berstandar internasional yang dapat dinikmati oleh masyarakat secara gratis.
Hingga saat ini, progres penataan kawasan tersebut telah mencapai 90 persen. Eka memastikan, pengerjaan kini berfokus pada tahap penyempurnaan akhir sebelum fasilitas resmi dibuka untuk umum.
Baca Juga: Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
Demi memastikan keamanan dan ketertiban penggunaan fasilitas, pihak kecamatan tengah membentuk kepengurusan khusus.
Pengelolaan area olahraga ini akan dikendalikan langsung oleh Lurah Susukan, dengan melibatkan tokoh masyarakat dari unsur RW dan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK).
Ke depannya, Pemkot Jakarta Timur mengimbau warga sekitar untuk turut menjaga dan merawat fasilitas publik.
Kehadiran sasana tinju dan skate park ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi ampuh mencegah tawuran, tetapi juga mampu menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi yang kelak mengharumkan nama bangsa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!