Pegiat media sosial Chusnul Chotimah mengomentari pernyataan Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Cecep Hidayat soal peluang Kaesang Pangarep yang berkeinginan maju ke Pilwalkot Depok pada pmilihan mendatang.
Menurut Cecep, pernyataan Kaesang yang ingin maju Pilwalkot Depok menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat Depok.
Reaksi pro berasal dari masyarakat yang memiliki tingkat kepuasan rendah terhadap Pemerintah Kota Depok saat ini. Sementara reaksi kontra datang dari masyarakat yang merasa sudah terpuaskan.
Namun, jika Kaesang maju dan terpilih menjadi Wali Kota Depok, ada sejumlah pekerjaan rumah atau PR yang harus diselesaikan seperti pemetaan terhadap persoalan Kota Depok terkait pemerataan pembangunan.
"Kenapa Kota Depok ini sentralnya hanya di Margonda? Bagaimana dengan daerah-daerah lain di luar Margonda misalnya? Jadi bisa dikatakan pemerataan pembangunan, katakanlah demikian," ungkap Cecep.
Menanggapi hal tersebut, Chusnul meyakini Kaesang akan menang di Depok lantaran hal yang diperjuangkannya sama persis denga hal yang diperjuangkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
“Sama persis dengan yang diperjuangkan @psi_id. InsyaAllah menang,” ujar Chusnul, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @ch_chotimah2 pada Senin (19/6/2023).
“Kaesang Menang di Pilkada Kota Depok, Pengamat: Fokus Pemerataan Pembangunan dan Tumpas Intoleransi,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Said Abdullah ikut berkomentar soal pencalonan Kaesang oleh PSI. Dia mengatakan ada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) di mana terdapat aturan satu keluarga harus berada dalam naungan satu partai yang sama.
Baca Juga: Omzet Meroket, UMKM Sleman Semakin Mudah Jangkau Konsumen Melalui Ritel Modern
"Saat anggota keluarganya tergabung dalam PDI Perjuangan, semua anggota keluarga tersebut diharapkan untuk menjadi anggota PDI Perjuangan juga. Begitulah peraturannya, maka menjadi kewajiban bagi mereka," ujar Said di Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Senin (12/6/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka