"Pak Anies menurut saya cukup berhasil saat itu, dari Busway ke JakLingko. Lalu, dari Busway ke MRT dan sebagainya," kata anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PSI, William A Sarana.
William mengatakan integrasi tersebut perlu dilanjutkan dan dikembangkan lebih jauh. Dengan demikian, jangkauan transportasi bisa lebih meluas ke tempat-tempat pemukiman warga, termasuk pemukiman padat penduduk.
Dia mengatakan jangkauan transportasi itu diperlukan untuk menarik warga yang tidak mau naik transportasi umum. Menurut dia, hal itu karena jarak dia dari transportasi umum terdekat itu cukup jauh.
"Mungkin dia harus menempuh (perjalanan) dengan ojek online atau apapun dengan sepeda motor mungkin 5 sampai 10 menit sehingga dia lebih baik pakai transportasi pribadi," tuturnya.
"Cakupan inilah yang menurut saya harus bisa diselesaikan dan harus dibuat titik-titiknya yang jauh lebih dekat ke tempat permukiman warga," sambung William.
Melihat hal tersebut, William lantas berpendapat bahwa warga Jakarta sudah saatnya mencari pemimpin yang mengerti masalah perkotaan, termasuk soal transportasi ini. Dia mengatakan demikian karena penting memilih pemimpin yang paham masalah Jakarta.
"Sehingga kita sebagai pemimpin bisa memahami masalah kota. Kita harus memilih pemimpin yang sudah pernah memimpin sebuah kota dan ada perubahan di kota itu," jelas William.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Purbaya Bakal Lebih Aktif Tagih Pajak, Tapi Janji Tak Ada Kenaikan
-
Fan Meeting Win Metawin di Jakarta Penuh Momen Manis, dari Blusukan Hingga Panggil Penggemar Sayang
-
Kas Seret, WIKA Tunda Bayar Imbal Hasil Obligasi
-
Pengusaha Sawit Minta Pemerintah Kaji Detail Wacana Kopdes Merah Putih Kelola Pabrik CPO
-
Keracunan MBG di Semarang Diduga Akibat Kualitas Bahan Makanan dan Proses Masak
-
Colors of Evil: Red, Mengupas Teka-Teki Kematian Tragis dan Duka Mendalam Seorang Ibu
-
Sensus Ekonomi 2026 dan Dilema Menilai Kemiskinan dari Kepemilikan Aset
-
Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026
-
4 Night Cream Retinol Kunci Wajah Kencang dan Tetap Awet Muda di Usia 35-an
-
LPDB Koperasi Dorong KDKMP Papua Naik Kelas Lewat Program Inkubasi dan Akses Dana Bergulir