/
Rabu, 21 Juni 2023 | 16:02 WIB
Anies Baswedan dan Tim 8 Koalisi Perubahan. (Dok. Istimewa)

Mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Denny Indrayana, kembali membongkar informasi terkait penjegalan bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan.

Denny mengatakan bahwa informasi semacam itu sudah banyak beredar dan tidak hanya dia yang mengatakan hal serupa.

“Kabar itu sudah menjadi informasi yang beredar di banyak kesempatan. Bukan hanya saya, banyak yang sudah menyatakannya,” ujar Denny, dikutip Suara Liberte dari akun Twittern @dennyindrayana pada Rabu (21/6/2023).

Tokoh-tokoh lain juga sudah mengatakan bahwa pentersangkaan Anies merupakan skenario pamungkas Istana untuk menjegal Anies.

“Feri Amsari, Zainal Arifin Mochtar, misalnya, dalam beberapa podcast sudah menyatakan, pentersangkaan adalah salah satu skenario pamungkas Istana untuk menjegal Anies Baswedan menjadi kontestan dalam Pilpres 2024,” ujar Denny.

Bahkan, Anies bisa dikatakan memecahkan rekor karena telah diekspos Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebanyak 19 kali.

Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) juga menyampaikan bahwa Anies akan segera menjadi tersangka KPK karena semua komisioner sudah sepakat.

“Setelah KPK 19 kali ekspose, ini pemecah rekor, seorang anggota DPR menyampaikan, Anies segera ditersangkakan. Semua komisioner sudah sepakat,’ ujar Denny.

Tak heran, permohonan perpanjangan masa jabatan pimpinan KPK oleh Nurul Ghufron dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Film Animasi Elemental yang Libatkan Ratusan Ribu Komputer

“Makin terbaca, kenapa masa jabatan para pimpinan KPK diperpanjang MK satu tahun. Untuk menyelesaikan tugas memukul lawan-oposisi, dan merangkul kawan-koalisi, sesuai pesanan kuasa status quo,”ujar Denny.

Load More