Pengamat politik mencoba memaknai mimpi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Mimpi yang dituliskan kembali oleh SBY melalui akun Twitter pribadinya pada Senin (19/6/2023) mendapat banyak perhatian dari berbagai kalangan.
Ia bertutur, dalam cuitannya, bahwa suatu hari ia didatangi Jokowi, Presiden ke-7 RI, di kediamannya di Cikeas.
Lalu, SBY dan Jokowi kemudian menjemput Megawati, mantan Presiden RI yang digantikan SBY, di rumahnya, untuk selanjutnya menuju Stasiun Gambir.
Yunarto Wijaya mengungkapkan bahwa terdapatnya tiga mantan presiden dalam cerita itu menandakan keinginan SBY melakukan rekonsiliasi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
"Saya pikir dalam hati Pak SBY, dalam alam pikiran Pak SBY ada hal yang lebih besar yang mungkin masih mengganjal buat dirinya permasalahan rekonsiliasi luka sejarah," kata Yunarto kepada KompasTV dikutip Liberte Suara, Rabu (21/6/2023).
Yang mengganjal bagi SBY, menurut Yunarto, adalah tafsiran negatif publik mengenai hubungan tidak baik antara SBY dan Megawati.
"Itu ditafsirkan negatif oleh sebagian publik mengenai hubungan yang tidak baik antara dua tokoh ini," tambahnya.
Meskipun terlontar isu membentuk koalisi demi memasangkan Agus Harimurti Yudhoyono dengan Ganjar Pranowo pascarekonsiliasi, Direktur Eksekutif Charta Politika menilai bahwa itu hanya urusan taktis.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Film Animasi Elemental yang Libatkan Ratusan Ribu Komputer
"SBY tentu saja berhitung pada hal-hal yang lebih realistis, hal-hal yang juga sifatnya taktis ... Ada hal-hal yang sifatnya taktis, jauh di luar apa yang keinginan pribadi SBY," terangnya.
Namun demikian, Yunarto tegas mengatakan bahwa luka sejarahlah yang lebih dulu diobati SBY daripada memikirkan koalisi demi pemilihan presiden (pilpres) 2024.
"Dalam skenario apa pun SBY sepertinya menginginkan bahwa rekonsiliasi dengan Ibu Mega akan harus terjadi karena luka sejarah yang saya pikir itu mengganjal Pak SBY," pungkas Yunarto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati