Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief, menyinggung perihal potensi gagalnya bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan berlayar.
Menurutnya, pihak yang sangat berpotensi mengagalkan pencalonan Anies adalah orang yang tinggal di kantor kepresidenan.
“Yang berpotensi menggagalkan Koalisi Perubahan tinggal kantor kepresidenan,” ujar Andi Arief, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @Andiarief__ pada Rabu (21/6/2023).
Rupanya orang yang dimaksud oleh Andi arief adalah Kepala Staf Kepresidendan atau KSP Moeldoko yang mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kepada Mahkamah Agung (MA) atas kepengurusan Partai Demokrat.
Ia menyebut di Istana ada bahkan terdapat markas untuk mendukung langkah Moeldoko mengambil alih Partai Demokrat.
“Kenapa? Karena dari sanalah KSP Moeldoko menjadikannya markas pengambilalihan Partai Demokrat. Sampai hari ini,” sambung Andi Arief.
Sementara itu, Tim kuasa hukum Moeldoko, Saiful Huda, menyebut kubu Denny Indrayana dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menyebarkan fitnah soal putusan terkait PK Moeldoko.
Pernyataan itu untuk merespon Denny Indrayana yang mengatakan bahwa PK Moeldoko terkait kepengurusan Partai Demokrat akan ditukarguling dengan kasus korupsi mafia hukum yang sedang berproses di KPK.
Huda menilai terlepas dari kebenaran informasi tersebut, apa yang dilakukan Denny adalah tindakan pidana pembocoran rahasia negara.
Baca Juga: GrandChase Mobile Beri Kesempatan Gamer Indonesia Unjuk Gigi dengan Pemain dari Seluruh Dunia
“Apapun keadaannya, fakta telah berbicara bahwa SBY dan DI telah melakukan tindak pidana berupa pembocoran rahasia negara yang menjurus pada fitnah dan pencemaran nama baik yang sangat keji,” ujar Huda kepada CNN Indonesia pada Senin (29/5/2023).
Berita Terkait
-
Denny Indrayana Sebut Anies Bakal jadi Tersangka, KPK Menyangkal: Masih Tahap Penyelidikan
-
Bocoran dari Seorang Anggota DPR Anies Segera Jadi Tersangka KPK: Semua Komisioner Sudah Sepakat
-
Bukan untuk Jegal Anies, Denny Indrayana Sebut Presiden Cawe-cawe untuk Langgengkan Masa Jabatannya: Satu Per Satu Mulai Terbukti
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan
-
Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026
-
Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
BTS World Tour ARIRANG ke Jakarta, Visa Siapkan Akses Eksklusif untuk ARMY
-
Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghlal
-
Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan
-
Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda
-
Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan
-
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama