Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu belakangan menjadi sorotan publik lantaran dianggap memberikan ajaran agama Islam yang sesat.
Salah satu hal yang disorot dari kejanggalan di pondok pesantren tersebut adalah pimpinannya yang bernama Panji Gumilang.
Panji kerap melontarkan pernyataan-pernyataan soal ajaran agama Islam yang tidak sesuai dengan syariat Islam itu sendiri.
Namun, Panji seolah kebal dari hukum sehingga tidak pernah ditangkap aparat. Hal itu membuat publik bertanya-tanya soal bekingan Panji.
Salah satu pendiri Al Zaytun, Iman Supriatno, mengungkap bekingan tersebut. Dia mengatakan bahwa bukan rahasia lagi jika pemilik Al Zaytun adalah Pak Kumis.
Hal itu diungkap Iman saat menjadi narasumber di acara diskusi di tv swasta nasional dan potongan video itu diunggah kembali salah satunya oleh akun Politikus Partai Demokrat Soeyoto @soeyoto1.
“Kita semua juga tahu siapa Pak Kumis, namun saat ini telah dideligasikan pada generasi yang lebih muda,” ujar Iman.
Namun, kini elit yang berpengaruh di pondok pesantren tersebut adalah KSP Moeldoko. “Sekang itu yang dakat sekali dan punya posisi menentukan yaitu seorang Kepala Staf Kepresidenan, Pak Moeldoko,” jelas Iman.
Selain Moeldoko, adik Panji Gumilang yaitu MYR Agung Sedayu yang merupakan agen Interpol di Badan Intelijen Negara (BIN) juga mendapat akses ke aparat hukum di berbagai tingkatan.
Baca Juga: GMC Sumut Latih Petani Buat Keranjang Kelapa Sawit
“Itu yang mendapatkan mandat dari Pak Moeldoko untuk dapat mengakses ke Polres, ke Polda, ke Mabes Polri,” ungkap Iman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor