Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu belakangan menjadi sorotan publik lantaran dianggap memberikan ajaran agama Islam yang sesat.
Salah satu hal yang disorot dari kejanggalan di pondok pesantren tersebut adalah pimpinannya yang bernama Panji Gumilang.
Panji kerap melontarkan pernyataan-pernyataan soal ajaran agama Islam yang tidak sesuai dengan syariat Islam itu sendiri.
Namun, Panji seolah kebal dari hukum sehingga tidak pernah ditangkap aparat. Hal itu membuat publik bertanya-tanya soal bekingan Panji.
Salah satu pendiri Al Zaytun, Iman Supriatno, mengungkap bekingan tersebut. Dia mengatakan bahwa bukan rahasia lagi jika pemilik Al Zaytun adalah Pak Kumis.
Hal itu diungkap Iman saat menjadi narasumber di acara diskusi di tv swasta nasional dan potongan video itu diunggah kembali salah satunya oleh akun Politikus Partai Demokrat Soeyoto @soeyoto1.
“Kita semua juga tahu siapa Pak Kumis, namun saat ini telah dideligasikan pada generasi yang lebih muda,” ujar Iman.
Namun, kini elit yang berpengaruh di pondok pesantren tersebut adalah KSP Moeldoko. “Sekang itu yang dakat sekali dan punya posisi menentukan yaitu seorang Kepala Staf Kepresidenan, Pak Moeldoko,” jelas Iman.
Selain Moeldoko, adik Panji Gumilang yaitu MYR Agung Sedayu yang merupakan agen Interpol di Badan Intelijen Negara (BIN) juga mendapat akses ke aparat hukum di berbagai tingkatan.
Baca Juga: GMC Sumut Latih Petani Buat Keranjang Kelapa Sawit
“Itu yang mendapatkan mandat dari Pak Moeldoko untuk dapat mengakses ke Polres, ke Polda, ke Mabes Polri,” ungkap Iman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?