Founder Indonesia Crime Analyst Forum, Mustofa Nahrawardaya, mengungkap identitas Pak Kumis yang menjadi bekingan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Indramayu.
Mulanya, Pendiri Yayasan Pesantren Indonesia Iman Supriatno membongkar sosok pendiri sekaligus bekingan Ponpes Al Zaytun yang ternyata ada di Istana.
Hal itu diungkap Iman saat menjadi narasumber di acara diskusi di tv swasta nasional dan potongan video itu diunggah kembali salah satunya oleh akun Twitter Moslem Solidarity.
“Kita semua juga tahu siapa Pak Kumis, namun saat ini telah dideligasikan pada generasi yang lebih muda,” ujar Iman.
Namun, kini elit yang berpengaruh di pondok pesantren tersebut adalah KSP Moeldoko. “Sekang itu yang dakat sekali dan punya posisi menentukan yaitu seorang Kepala Staf Kepresidenan, Pak Moeldoko,” jelas Iman.
Karena bekingan tersebut, Iman mengatakan Panji Gumilang berani mengatakan apapun karena yakin tidak akan ditangkap.
Sementara itu, dalam potongan video yang sama, Mustofa mengatakan bahwa sosok Pak Kumis sudah menjadi rahasia umum.
Sosok tersebut adalah Kepala Badan Intelijen Negara pertama, Jenderal TNI A.M. Hendropriyono. Hendropriyono bahkan pernah menantang siapapun yang berani melawan Ponpes Al Zaytun.
“Pak Kumis itu rahasia umum, sebenarnya kalau itu adalah Hendropriyono, bahkan pada tahun 2002 itu nantang dan mengatakan ‘siapa yang melawan Al Zaytun akan saya hajar’, ujar Mustofa.
Baca Juga: Marko Simic Pulang ke Persija, Thomas Doll: Lihat ke Depan, Jangan ke Belakang
Untuk mengatasi permasalahan Ponpes Al Zaytun Indramayu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) resmi mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Tim Investigasi penyelidikan dugaan ajaran sesat di ponpes tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
4 Zodiak Paling Hoki dan Berlimpah Keberuntungan Hari Ini 25 Maret 2026
-
Kisah Andi di Pantai Anyer: Mengais Rezeki dari Papan Seluncur Saat Musim Libur Lebaran
-
Keputusan FIFA Kembali Bikin Kecewa Palestina, Siap-siap Bakal Digugat ke CAS
-
Bukan Ketupat dan Opor Ayam, Menu Lebaran Maia Estianty Sushi hingga Pasta
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Kebijakan WFA Setelah Lebaran Sampai Kapan? Ini Aturannya
-
Bukan Full Daring! Sekolah di Bogor Akan Terapkan Sistem Hybrid Demi Efisiensi
-
Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat
-
Di Balik Amplop THR: Lebaran Sebagai Ruang Kelas Sunyi yang Membentuk Karakter Anak
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sambut SBY hingga Jokowi di Istana Negara