Pengamat Kebijakan Publik Gigin Praginanto mengomentari hasil penelitian oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) yang memperkirakan perputaran uang saat laga Indonesia vs Argentina hampir menyentuh Rp1 triliun.
Tepatnya, perputaran uang tersebut sebesar Rp965 miliar dari pertandingan Indonesia vs Argentina yang masuk dalam agenda FIFA Matchday ini.
Dari jumlah total tersebut, diprediksi tercipta nilai tambah ekonomi (PDB) sebesar Rp495 miliar. Penelitian LPEM FEB UI itu dilakukan oleh Yusuf Reza Kurniawan, Mohamad Dian Revindo, dan Calista Endrina Dewi.
Adapun nilai tambah ekonomi yang tercipta serta pendapatan rumah tangga pekerja dari laga tersebut sebesar Rp188 miliar.
Sebanyak tiga sektor yang mendapat dampak terbesar dari tambahan pendapatan rumah tangga adalah penyediaan makanan dan minuman 56,26%, jasa kesenian hiburan dan rekreasi 36,04%, dan sektor perdagangan selain motor dan mobil sebesar 10,90%.
Menanggapi hal tersebut, Gigin menyoroti kajian tersebut yang kurang lebih sama dengan kajian penyelenggaraan ajang balapan motor MotoGP Mandalika.
Kajian mengklaim MotoGP Mandalika menghasilkan triliunan rupiah bagi perekonomian nasional namun belakangan ditemukan warisan utang dari ajang tersebut.
“Kok sama dengan kajian balap motor di Mandalika yang menyebut menghasilkan triliunan rupiah bagi perekonomian nasional. Nyontek ya?” ujar Gigin, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @giginpraginanto pada Jumat (23/6/2023).
Diketahui Holding BUMN pariwisata InJourney melalui PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang menanggung utang Rp4,6 triliun dari proyek Sirkuit Mandalika.
Baca Juga: Siap-Siap Warga Sumsel, Jalan Penghubung Pagar Alam Dan Lahat Bakal Ditutup!
Direktur Utama (Dirut) InJourney, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa utang tersebut terbagi dalam dua term pembayaran yaitu jangka pendek (short term) dan jangka panjang (long term) dengan masing-masing nilainya yaitu Rp1,2 triliun dan 3,4 triliun.
Berita Terkait
-
Pemerintah Impor 269 Ribu Ton Bawang Putih, Presiden Jokowi Disentil: Padahal 9 Tahun Berkuasa Hobi Bergaya Orang Ndeso
-
Hukuman Menanti Penonton yang Terobos Lapangan dan Selfie dengan Garnacho, Erick Thohir: Tak Boleh Nonton Timnas!
-
Erick Thohir Akui Laga Timnas Indonesia vs Argentina Belum Sempurna, Ada Kebocoran Tiket Hingga Sampah Berserakan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan