- Koalisi Danantara Monitor mengajukan permohonan informasi laporan keuangan dan kinerja kepada Danantara serta BPK RI pada 3 Juni 2026.
- Permintaan diajukan karena Danantara belum mempublikasikan laporan tahun 2025 dan triwulan pertama 2026 secara terbuka kepada masyarakat luas.
- Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset negara guna mencegah potensi korupsi akibat kewenangan Danantara yang luas.
Suara.com - Koalisi Danantara Monitor mengajukan permohonan informasi publik kepada Danantara dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) terkait laporan keuangan dan laporan kinerja lembaga tersebut yang hingga kini belum dipublikasikan.
Permohonan disampaikan langsung ke Wisma Danantara, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara menyerahkan surat permohonan informasi kepada petugas front desk sekitar pukul 11.40 WIB.
Sebelumnya, koalisi yang terdiri dari sejumlah organisasi masyarakat sipil itu juga menyerahkan surat serupa kepada BPK RI sekitar pukul 11.00 WIB.
Surat diterima Kepala Bagian Pengelolaan Informasi Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK RI, Hardini Lestiani Hernusa.
Pengurus Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW), Tamara Seira Herlambang, mengatakan hingga Juni 2026 belum ada publikasi resmi dari Danantara terkait laporan keuangan tahun 2025 maupun laporan kinerja tahunannya.
"Padahal publikasi dan transparansi dari laporan keuangan dan laporan kinerja tahunan tersebut sangat penting, karena mengingat Danantara punya kewenangan yang sangat luas dan juga mengelola aset yang sangat besar yang ada di dalam pengelolaan aset yang dimiliki oleh BUMN," kata Seira kepada wartawan.
Menurut dia, laporan tersebut seharusnya dipublikasikan secara terbuka tanpa harus didahului permohonan informasi dari masyarakat.
Koalisi menilai keterbukaan informasi penting untuk memastikan publik dapat mengawasi pengelolaan investasi dan aset negara yang dilakukan Danantara.
Baca Juga: Kasus Dugaan Jual Beli Titik MBG, Kejagung Masih Geledah Kantor BGN
Seira mengingatkan besarnya kewenangan dan aset yang dikelola Danantara harus diimbangi dengan transparansi dan akuntabilitas yang kuat.
"Dengan kewenangan yang sangat luas, aset yang dikelola (Danantara) sangat besar. Tanpa transparansi dan akuntabilitas, maka ya celah korupsi sangat mungkin terjadi," ujarnya.
Dalam surat yang disampaikan kepada Danantara, koalisi meminta tiga dokumen dibuka kepada publik, yakni laporan kinerja tahunan 2025, laporan keuangan tahun 2025, dan laporan keuangan triwulan pertama 2026.
Sementara kepada BPK RI, koalisi meminta lembaga auditor negara itu memaksimalkan kewenangannya untuk memeriksa dan mengaudit Danantara serta mempublikasikan hasil pemeriksaan terhadap laporan keuangan Danantara tahun 2025.
Koalisi berharap keterbukaan laporan keuangan dan hasil audit dapat memperkuat pengawasan publik terhadap pengelolaan aset negara yang berada di bawah Danantara.
Reporter: Cornelius Juan Prawira
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan