Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah menyentil manuver sejumlah elite politik hingga pendukungnya yang menyalahgunakan bantuan sosial alias bansos guna mendapatkan suara dukung dari masyarakat di Pemilu 2024.
Dirinya keheranan mengapa begitu banyak pihak yang menggunakan hal yang menyalahi esensi dari pesta demokrasi, pasalnya hal itu membuat pemilik suara tak mengenal gagasan maupun perubahan yang coba dibawakan oleh jagoannya.
Menurut Fahri, pembagian bansos dalam rangka sosialisasi elite politik malah menumbuhkan anggapan bahwa pesta demokrasi dimenangkan berdasarkan seberapa banyak materil yang diberikan, bukan seberapa bagus gagasan yang dibawakan dalam pesta demokrasi.
"Ini prakondisi terhadap rakyat, kalau kamu mau mengenal pemimpinmu, kenalilah dari jumlah barang dan uang yang diberikan kepadamu. Itu sekarang di mana-mana," ujarnya dalam Youtube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia, dikutip Senin (26/6/2023).
Hal ini perlahan membuat hubungan dari pemimpin dan masyarakat yang dipimpinnya kehilangan kesakralan sampai-sampai tak ada lagi basis kepercayaan dalam menentukan pilihan di pesta demokrasi.
Tak ada lagi upaya menjaga esensi pesta demokrasi dari kedua belah pihak karena perlahan, kepercayaan hingga gagasan yang harusnya menjadi pedang utama dalam bertarung dalam menjadi pemimpin tergantingkan dengan materil dan uang.
"Rakyat itu (jadi) punya pikiran begini, ah orang ini kan enggak jelas semua, ambil aja apa yang bisa kita ambil nanti juga jadi pejabat enggak jelas juga. Jeleknya adalah pemimpin juga berpikir, ah ini orang kan kita udah kasih, buat apa kita sungguh-sungguh bekerja buat mereka," tutur Fahri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Tak Sekadar Kuliah, WNI Kini Mulai Melirik New Zealand untuk Membangun Karier Global
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Tinggalkan Kursi Pelatih Portugal
-
Terkaparnya Supergirl Jadi Bukti Superhero Nggak Kebal Kritik?
-
Panen Kopi Robusta Jember Ditargetkan Tembus 100 Ton
-
Review Film Deep Water: Sajikan Thriller Survival yang Penuh Ketegangan!
-
Legasi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia: Deretan Rekor Gila CR7 yang Sulit Dipecahkan
-
PSPS Pekanbaru Rombak Besar-besaran Skuad Jelang Liga 2 Musim 2026-2027
-
Mengucapkan Belasungkawa dengan Stiker WhatsApp, Etis atau Tidak?
-
Spanyol Singkirkan Portugal di Babak 16 Besar, Ronaldo Tak Kuasa Menangis
-
Respons Haru Cristiano Ronaldo Tak Pernah Angkat Trofi Piala Dunia: Saya Pergi dengan Hati Tenang