Suara.com - Masyarakat Indonesia kembali dibuat penasaran dengan aktivitas Shin Tae-yong yang kerap bolak-balik dari Korea Selatan ke Indonesia.
Di tengah statusnya yang tidak lagi menjadi pelatih Timnas Indonesia, kehadirannya justru menimbulkan tanda tanya di kalangan warganet.
Baru-baru ini, Shin Tae-yong bahkan terlihat menikmati waktu liburannya di Yogyakarta. Ia mengunjungi Candi Borobudur, mencicipi kuliner khas seperti gudeg, hingga menikmati suasana malam dengan kopi joss di angkringan.
Momen santai ini sontak menarik perhatian, karena menunjukkan bahwa hubungannya dengan Indonesia masih sangat erat meski ia tidak lagi melatih skuad Garuda.
Bahkan putranya, Shin Jae-won, sempat menyebut bahwa sang ayah sudah sangat mencintai Indonesia. Di balik semua itu, ternyata ada alasan yang lebih besar, terutama berkaitan dengan bisnis dan kekayaan yang ia bangun di Tanah Air.
Ia dikabarkan tengah mengembangkan berbagai usaha dan menjalin kerja sama komersial di Tanah Air. Tak heran jika kekayaan Shin Tae-yong ikut menjadi sorotan. Berikut ulasan lengkapnya.
Kekayaan Shin Tae-yong
Jika membahas kekayaan Shin Tae-yong, angka yang beredar memang cukup fantastis meskipun tidak pernah dipublikasikan secara resmi.
Selama menjadi pelatih Timnas Indonesia, pria asal Korea Selatan itu dikenal menerima gaji tinggi, yakni sekitar Rp1,1 miliar per bulan atau lebih dari Rp13 miliar per tahun.
Baca Juga: Shin Tae-yong Puji Pacuan Kuda Indonesia, Maxi of Khalim Menuju Triple Crown
Jika dihitung selama beberapa tahun masa kontraknya, total pendapatan dari gaji saja sudah mencapai puluhan miliar rupiah.
Namun, sumber kekayaan Shin Tae-yong tidak hanya berasal dari dunia kepelatihan. Ia juga aktif dalam berbagai kerja sama komersial, seperti menjadi brand ambassador sejumlah produk di Indonesia.
Dari kontrak iklan ini saja, penghasilannya terus bertambah dan memperkuat kondisi finansialnya.
Bahkan, total kekayaannya diperkirakan bisa mencapai Rp70 miliar hingga lebih dari Rp100 miliar jika digabung dengan berbagai pemasukan lain. Apalagi ia juga memiliki kendaraan mewah dengan nilai mencapai miliaran rupiah
Selain itu, Shin Tae-yong juga mulai membangun bisnis di Indonesia. Ia diketahui mengelola beberapa usaha seperti kedai kopi, restoran, hingga akademi sepak bola untuk pengembangan pemain muda.
Bisnis ini menjadi salah satu alasan utama mengapa ia masih sering bolak-balik ke Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang