Sebelum viral, pada 2017, alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu sempat bermasalah dengan guru-guru di Ponpes Al Zaytun. Kala itu, Panji Gumilang diduga melakukan penghinaan dan pelecehan.
Tak berhenti disitu, pada 2021, Panji Gumilang dilaporkan oleh mantan pegawai Ponpes Al Zaytun dengan inisial K. Panji dilaporkan atas dugaan pencabulan terhadap K.
Sebelumnya, diketahui Ponpes Al Zaytun menjadi perbincangan publik usai video pelaksanaan shalat Idul Fitri 1444 H mereka dianggap menyimpang dari ajaran agama Islam.
Pada video yang diunggah tersebut, tampak jamaah dibuat jarak. Selain itu, ada jamaah perempuan di posisi paling depan antara jamaah laki-laki.
Baca Juga: Main Bareng Teman Cowok, Natasha Rizki dan Citra Kirana Jadi Gunjingan: Dua Wanita Strong
Kini pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD tengah menyelidiki dugaan penyimpangan ajaran dalam Ponpes ini dan telah dibentuk juga Tim Penyidik khusus Al-Zaytun.
Sebagai info terbaru, Tim investigasi dalam laporannya menyimpulkan bahwa Panji Gumilang sebagai pimpinan Al Zaytun tidak kooperatif.
Menurut Kiai Badruzzaman, Panji tidak kooperatif karena menolak unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk ikut serta di dalam pertemuan antara tim investigasi dengan pihak Al Zaytun.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada penahanan, penangkapan atau narasi seperti yang ada di video, penembakan terhadap Panji.
Isi video yang disajikan Kabar News juga tidak sesuai dengan narasi dan thumbnail video, dimana isinya hanya pernyataan dari Mahfud MD dan beberapa narasumber yang tidak mereka sebutkan namanya.
Tak ada bukti pula bahwa Panji dan para petinggi Ponpes akan dihabisi oleh Mahfud dan Polri.
Ditelusuri Turnbackhoax.id, thumbnail yang melihatkan Mahfud sedang melakukan konferensi pers itu tak ada kaitannya dengan kasus Al Zaytun.
Foto ini diambil dari berita aslinya berjudul ‘Bertemu 1 Jam, Mahfud MD dan Jaksa Agung Bahas Garis Kebijakan Pemerintah’ yang diunggah Kompas.com pada 20 September 2019.
KESIMPULAN
Video ‘MAHFUD MD TURUN TANGAN, MINTA KAPOLRI BABAT HABIS PELAKU AL-ZAYTUN’ yang diunggah akun youtube Kabar News memiliki konten yang menyesatkan atau hoax.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Sulit Ditebak, 5 Zodiak Ini Paling Jago Menyembunyikan Emosi
-
Piala Dunia 2026 Dimulai Kapan? Ini Jadwal Lengkap dari Fase Grup hingga Final
-
Pesan Menyentuh Beckham Putra Setelah Dihina Fans di GBK: Tetap Berjuang untuk Indonesia
-
Aktor Lee Jae Wook Debut Sebagai Penyanyi Lewat Single Emosional SHADOW
-
Tantangan Menembus Alam: Ikhtiar Kabupaten Malang Merdeka dari Zona Buta Sinyal
-
GSMS 2026 Soroti Tantangan Komunikasi Pemerintah di Tengah Fragmentasi Media
-
PSSI Siap Banned Suporter yang Intimidasi Beckham Putra, CCTV GBK Jadi Bukti
-
Predator di Balik Laras Senjata: Nestapa Atlet Muda Surabaya dalam Cengkeraman Pelatih
-
Bio IG Sarwendah Kini Kosong Melompong, Benarkah Ramai Brand Putus Kontrak Akibat Isu Sombong?
-
Argentina Bantai Islandia, Scaloni Klaim Sudah Temukan Formula Ideal Jelang Piala Dunia 2026