/
Sabtu, 01 Juli 2023 | 12:02 WIB
Plt Ketua Umum DPP PPP M Mardiono di acara pemberian KTA kepada Sandiaga Uno di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta, Rabu (14/6/2023). (Suara.com/Bagaskara)

Analis politik menilai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) potensial untuk pemilihan presiden (pilpres) 2024.

Hartanto Rosojati mengatakan bahwa Sandiaga akan bersaing dengan Erick Thohir dan Ridwan Kamil dalam bursa cawapres 2024.

Sandiaga, lanjutnya, yang sekarang ini merupakan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memiliki kans yang cukup besar dibandingkan dengan dua pesaing lainnya. 

"Kalau kita lihat hitung-hitungan elektoralnya sekarang Sandi sudah menjadi anggota dari PPP dan kemungkinan besar itu juga bisa menjadi pendulang suara," kata Hartanto dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Sabtu (1/7/2023).

Menurut Hartanto, Sandiaga kini memiliki kekuatan kelompok Islam yang memiliki jumlah massa cukup besar.

"Kemudian juga Sandi yang sudah bergerak ke PPP dianggap sebagai kelompok basis Islam," imbuhnya.

Dalam data yang disajikan oleh Populi Center, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu kerap dikaitkan sebagao tokoh yang mampu membuka lapangan pekerjaan.

Ini berkaitan dengan latar belakangnya tersebut yang sempat membuat program di DKI Jakarta bersama Anies Baswedan.

"Sedangkan Sandi itu hanya unggul di satu kriteria yakin pemimpin yang dianggap mampu menciptakan lapangan kerja. Dan mungkin itu juga beririsan dengan track record Sandi bahwa dulu di Jakarta dia memiliki progrma OKE OCE dan sampai ini melekat ke Sandiaga Uno," terangnya.

Baca Juga: Analis Politik Bilang Anies Kuat Jika Diduetkan dengan Sandiaga Uno dan Erick Thohir, AHY Dikemanain?

Analis Populi Center itu menerangkan, Sandiaga memiliki citra yang sudah melekat pada masyarakat soal pemimpin yang punya gebrakan nyata.

"Kalau dari persepsi masyarakat ternyata terkait dengan siapa tokoh yang dianggap mampu menciptakan lapangan kerja itu lebih condong ke Sandiaga Uno," pungkas Hartanto.

Load More