- Harga emas Antam per 6 Februari 2026 untuk 1 gram adalah Rp 2.856.000, naik Rp 100.000 dari hari sebelumnya.
- Harga buyback emas Antam pada tanggal tersebut turun menjadi Rp 2.571.000 per gram, selisih Rp 149.000 dari hari Kamis.
- Harga emas dunia anjlok ke USD 4.680 akibat penyesuaian pelaku pasar dan kenaikan margin kontrak berjangka CME.
Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Jumat, 6 Febrari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.856.000 per gram.
Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu masih tun Rp 100.000 dibandingkan hari Kamis, 5 Februari 2026.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.571.000 per gram.
Harga buyback itu juga merosot Rp 149.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Kamis kemarin.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:
- Emas 0,5 Gram Rp 1.478.000
- Emas 1 Gram Rp 2.856.000
- Emas 2 gram Rp 5.652.000
- Emas 3 gram Rp 8.453.000
- Emas 5 gram Rp 14.055.000
- Emas 10 gram Rp 28.055.000
- Emas 25 gram Rp 70.012.000
- Emas 50 gram Rp 139.815.000
- Emas 100 gram Rp 279.812.000
- Emas 250 gram Rp 699.265.000
- Emas 500 gram Rp 1.398.320.000
- Emas 1.000 gram Rp 2.796.600.000
Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.
Harga Emas Dunia Merosot
Harga emas dunia kembali tertekan pada perdagangan awal sesi Asia, Jumat. Mengutip laporan FXStreet, harga emas spot (XAU/USD) tercatat anjlok ke kisaran USD 4.680, melanjutkan tren penurunan seiring aksi penyesuaian posisi oleh pelaku pasar.
Tekanan pada logam mulia terjadi ketika para pedagang menutup kerugian dari pasar saham dan melakukan reposisi portofolio. Kondisi ini membuat emas ikut dilepas, meski secara fundamental masih dibayangi sejumlah ketidakpastian global.
Baca Juga: Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Masih di Bawah Rp 3 Juta/Gram
FXStreet mencatat, pelaku pasar juga tengah menantikan rilis awal Indeks Sentimen Konsumen Michigan untuk Februari yang dijadwalkan keluar pada Jumat sore waktu setempat. Data tersebut berpotensi memberikan petunjuk tambahan terkait arah perekonomian AS dan kebijakan moneter ke depan.
Dari sisi teknikal dan pasar derivatif, tekanan jual pada emas semakin besar setelah Chicago Mercantile Exchange Group (CME) kembali menaikkan persyaratan margin awal untuk kontrak berjangka emas dan perak.
Kebijakan ini meningkatkan jumlah jaminan yang harus disetorkan pedagang untuk membuka dan mempertahankan posisi.
Selain itu, kejatuhan saham-saham teknologi di Wall Street turut memaksa sebagian investor melikuidasi posisi emas guna memenuhi kebutuhan margin. Aksi tersebut semakin menekan harga emas di pasar spot.
Sentimen geopolitik juga cenderung mereda dan mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai (safe-haven). Pejabat Iran dan Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa kedua negara akan menggelar pembicaraan di Oman pada Jumat.
Pelaku pasar kini mencermati perkembangan negosiasi tersebut, yang berpotensi meredakan ketegangan geopolitik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat